Langsung ke konten utama

Being Volunteer

Image result for volunteer
Karena menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama adalah kewajiban 


hallo everyone :)
pagi ini seluruh tubuh rasanya remuk tak karuan, bukan sakit bukan pula karena terlalu banyak bermalas-malasan. ini karena sebuah kegiatan yang baru saja ku ikuti.
menjadi relawan..
iyaa, dua hari kemarin aku belajar mengenai hal-hal yang sangat menarik, apa itu ? belajar menjadi relawan.


Kegiatan itu berlangsung selama 20-21 Desember 2016, yang berlokasi di Tabek Indah Resort, Natar, Lampung selatan. acara ini diselenggarakan oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang bekerja sama dengan LSM Tunas Bangsa. Menjadi relawan ternyata bukanlah hal yang mudah, bukan hal yang patut diremehkan, atau bahkan tidak dianggap.
menjadi relawan ternyata membutuhkan hati yang benar-benar ikhlas, hati yang benar-benar bisa menerima dan membantu semua orang
menjadi relawan, ternyata memang sebuah pekerjaan yang patut mendapat apresiasi luar biasa
kali ini saya akan menceritakan kegiatan yang saya lakukan selama dua hari kemarin. dua hari yang mengubah pola pikir saya menjadi lebih berbeda. tentang apa yang selama ini tidak pernah saya dapatkan di dunia pendidikan formal.
kegiatan ini dimulai di hari selasa pada tanggal 20 desember, saya yang notabene nya juga seorang mahasiswa sebenarnya memiliki kewajiban untuk mengikuti sebuah kelas di hari itu, namun karena sebuah perasaan ingin tahu yang mendalam, akhirnya saya lebih memutuskan untuk izin meninggalkan kelas dan mengikuti acara ini. tidak ada satu fikiran pun yang terbayang kala itu, yang hanya adalah " aku ingin tau"
Aku tiba di lokasi pukul 07.00 wib bersama seorang rekan yang merupakan peserta yang juga kontingen dari wilayah yang sama.
singkat cerita, dalam satu hari itu kami full mendapat materi mengenai ke-relawan-an hingga pukul tepat 24.00. mulai dari pengertian bencana, potensi bencana di daerah kami, hingga penanganan bencana pra dan pasca bencana. dalam satu hari itu, mindset saya benar-benar berubah. benar-benar mengerti bahwa penkerjaan ini memang sangat mulia.

Dilanjutkan di hari kedua, materi yang kami dapatkan kemarin hanyalah sedikit dasar dari apa-apa yang kami butuhkan untuk menjadi seorang relawan, hingga di hari kedua kami mendapat materi lebih banyak lagi. untuk materi di hari kedua, kami mendapatkan berbagai materi tentang action apa yang kami butuhkan untuk menjadi relawan. mulai dari cara menolong korban bencana dalam sebuah bencana,hingga penanganan pasca bencana. 
and, did you know what's my favorite ?
favorit saya adalah materi mengenai trauma healing. saya yang pada dasarnya menyukai ilmu-ilmu mengenai psikologi sangat antusias tentang materi ini. tentang bagaimana menanggapi orang-orang yang mengalami trauma pasca bencana, tentang anak-anak yang harus dihibur karena sedang berduka, tentang menjadi sahabat dadakan mereka yang membantu meredakan berbagai trauma dan kesulitan yang mereka alami. this is really made me enthusiastic !!!
walaupun hanya sedikit, namun materi ini benar-benar menarik untuk diikuti.
tidak hanya trauma healing,di hari kedua kami juga mendapat berbagai praktek penting,misalnya dengan bagaimana cara menolong korban yang patah tulang, mengidentifikasi korban yang masih hidup, menolong korban hidup yang bernafas tapi tidak berdenyut jantungnya, atau korban yang berdenyut jantungnya namun tidak bernafas. dann... berbagai pelajaran penting lainnya.

Tagg line ,
Yang Muda!!!
Kuat,Cerdas,Berprestasi

ayoo..
sudah saatnya
pemuda, SIAP,SIAGA dan TANGGAP BENCANA !!!!!

terakhir, saya ingin berterimaksih kepada seluruh pihak,
baik  dari Kemenpora yang telah menyelenggarakan acara ini di Provinsi Lampung
kepada LSM Tunas Bangsa, kepada seluruh panitia dan kepada seluruh perwakilan yang menyambut saya dengan hangat, saya juga ingin berterimakasih kepada IKAMM Lamsel yang mengizinkan saya menjadi perwakilan dalam acara ini.
Terima kasih
-Salam hangat dari saya,
perwakilan paling cantik dari Lampung Selatan :) :)





Komentar

Popular Posts

Daftar Kerja di Indomaret

Hallo vibes!!!
Dilansir dari bawah atap DC Indomaret Bandar Lampung, bersama banyak mas-mas dan cuma aku sendiri perempuan disini. Daripada bosen, better to write this experience to kill the time.

Sebuah Tujuan: We will fight!

"Hari ini hari terakhir" , Kata Ilham.

Dan yep, sukses membuat hatiku senang karena pada akhirnya aku memenuhi janji pada diri sendiri untuk tetap bertahan hingga akhir bulan. Ditengah-tengah keinginan untuk menyerah. Ditengah rasa kebodohan ku yang keral kali menyiksa. Ditiap hembusan syaitan yang selalu menggoda dari arah mana saja. Alhamdulillah, Laa Haula Wa La Quwwata Illa Billah. Aku bersyukur pada Allah yang selalu menguatkanku, mengizinkanku untuk sampai pada titik ini.

Esok aku akan pulang. Pamit, dan minta uang jajan tentunya hehe. Untuk berangkat ke Kediri.

Aku tidak tau persis bagaimana Kediri, aku bahkan tidak pernah menginjakkan kakiku sejauh itu. Tidak pernah bahkan kubayangkan diriku akan kesana. Sungguh Allah selalu menunjukkan sifat Maha Baik nya padaku yang tidak akan bisa kuhitung nikmatnya.

Aku sampai pada titik ini saja, aku sudah bersyukur. Dan rasa syukur ini akan aku wujudkan dengan kesemangatan ku melanjutkan tahap selanjutnya. Semoga aku tidak men…

Sebuah Tujuan : Alhamdulillah, I did it!

Kutulis ini di sebuah kafe favoritku, bukan kafe sih, sebuah kedai yang menjual aneka rasa susu sapi. Tempat me time favorit saya sedari kuliah. Kutulis ini dengan segala macam perasaan, terlebih perasaan takut lupa,jadi ku kenang saja sekarang ya.

Main Kuis dapat Kuota Gratis

Hallo everybody..
Saat ini aku sedang cobain sebuah kuis berhadiah kuota gratis nih , Awalnya aku pikir ini semacam hoax karena hari gini gak mungkin ada yang gratisan kan?  Eh tapi karena aku penasaran dan udah banyak yang cobain, aku jadi penasaran juga buat ikutan. Yah, mencoba sesuatu gak ada salahnya kan.. (kalau kamu ragu ini hoax, kamu bisa langsung cuss untuk cek sendiri).

Sebuah Tujuan: Bismillah

Bismillah, ku tulis ini pukul 2 dinihari.  Dari aku yang baru selesai curhat dan enggan melanjutkan percakapan. Dari aku, yang tidak bisa tidur. Dari aku yang besok akan berangkat, kembali, ke tempat dimana aku seharusnya.

Malam ini, kuhabiskan dengan berpikir. Menimang-nimang, apakah kamu, perlu kuberi tau perihal niatan baik ini. Atau tidak perlu, mengingat aku takut niatku menjadi salah. Tidak pernah ku fikiran ini sebelumnya. Namun rasanya, pagi ini, ku pikirkan ini masak-masak. Hampir saja ku ketik kalimat itu di kolom chat kita, semakin ingin ku ketik setelah mengetahui salah satu anggota keluargamu mem-follow ku di instagram. Bingung, sekaligus ge er. Tapi untuk apa? Sedang kita pun tidak pernah terlibat percakapan lagi.

Cukup dengan galauku yang tidak ada ujung ini, tiap kali pembahasan menuju padamu, detik itu pula aku bisa berceloteh kesana kemari, padahal, semua sepertinya telah usai.

Kutuliskan saja ini menjadi draft dalam banyak chapter kedepannya. Untuk menjadi penginga…