Langsung ke konten utama

Pantai Kedu



Kedu, Pantai indah Lampung Selatan
Pantai kedu yang berlokasi di Jalan Sinar Laut Kelurahan Way Urang Kecamatan Kalianda Kab. Lampung Selatan. Lokasi ini sangat dekat dengan Pemda Lampung Selatan. Tidak sampai 10 menit anda sudah sampai di lokasi wisata ini. Sebelum menjadi indah seperti sekarang,dulunya pantai ini adalah tempat pembuangan sampah illegal, rawan kriminalitas, dan beragam perbuatan tercela lainnya. Namun berkat kerjasama pemerintah dan masyarakat sekitar, pantai ini menjadi pantai yang tertata dengan baik, indah, dan membuat nyaman.


Saya, yang kebetulan berdomisili di Kalianda menyukai tempat ini, selain tempatnya yang tidak jauh dari rumah, pantai ini juga masih terbilang asri dan tenang. Tidak terlalu banyak orang yang datang ke tempat ini sehingga suasana pantai yang tenang lengkap dengan angin sejuk yang berhembus masih dapat saya nikmati. Selain tempat ini, masih banyak pantai lain yang bisa anda nikmati di sepanjang jalan sinar laut. Misalnya saja pantai ketang dan pantai batu rame.

Untuk masuk ke pantai ini, anda cukup merogoh kocek yang cukup murah, yakni RP. 2000 untuk motor dan Rp. 5000 untuk mobil untuk hari biasa. Dan apabila anda datang di hari libur nasional, misalnya libur hari raya dan tahun baru, anda akan membayar Rp. 5000 untuk parker motor dan Rp. 10.000 untuk mobil. Memang terlihat perbedaan tarif yang cukup signifikan antara hari libur dan hari biasa. Beberapa fasilitas di dalamnya pun akan ikut naik apabila di hari libur dan hari raya.
Beranjak dari masalah tariff masuk, saya akan menjelaskan apa saja yang anda temukan di tempat ini.
1.     
**Spot foto

Di pantai kedu, foto diatas adalah ikon menarik yang membuat banyak orang dari daerah lain ingin ke tempat ini. Yaitu adanya kapal nelayan yang terdampar di pinggir pantai. Apabila di lihat-liat sekilas kapal ini mirip dengan kapal yang ada di film Descendance Of The Sun (DOTS). Hal inilah yang menarik wisatawan ingin berkunjung dan berfoto di spot foto ini.




Selain itu, ada juga beberapa spot lain. Misalnya karangan bunga berbentuk hati. Spot ini biasa digunakan oleh para pasangan yang datang. Tapi bukan berarti kamu yang jomblo tidak bisa berfoto disini yaa. Lihat nih, saya pun juga bisa asyik kok foto sendiri :3




Anda juga bisa berfoto di lokasi ini lho, lokasi masuk. Yaa walaupun tidak sebagus dua spot diatas tapi lumayan lah untuk menunjukkan ke teman-teman anda pernah ke lokasi ini :D  karena no pict hoax kan?


Selain itu, ada juga plang khusus untuk anda berfoto di bawahnya. Yang menunjukkan anda berada di pantai kedu. Dengan latar belakang Gunung Rajabasa yang akan mempercantik foto anda. Berfoto bersama keluarga, pasangan, atau foto sendirian bisa menjadi pilihan anda.

2* Ayunan dan pondokan
Di pantai kedu yang lumayan panas, anda bisa berteduh dibawah pohon atau di pondokan yang di sediakan. Di hari biasa anda bisa menikmati pondokan sederhana dengan gratis, namun jika di hari libur nasional anda akan dikenakan tariff Rp.20.000. yaa seperti yang saya katakana diatas guys, harga di hari libur dan hari biasa akan sangan berbeda. Jadi akan lebih baik kalau kamu datang di hari biasa yaa :D


3.      ATV
Karena luasnya hamparan pasir, kamu bisa main atv. Untuk menikmati fasilitas ini kamu bisa menyewa dengan harga Rp.25.000 per atv dengan waktu 10 menit. Yaa lumayan lah daripada kamu harus berjalan-jalan mengelilingi pantai dengan jalan kaki.
4.      Jajanan di sekitar pantai

Kamu tidak perlu khawatir merasa lapar dan haus disini, karena ada banyak pedagang yang berjualan di pantai ini. Makanan dan minuman pun banyak tersedia. Yaa walaupun tidak lengkap tapi lumayan lah untuk mengganjal perut kamu yang lapar.


Nahh itu tadi beberapa fasilitas yang bisa kamu dapatkan di pantai kedu, selain itu di pantai ini juga ada danau loh. Tidak besar seperti danau toba, hanya saja lumayan untuk menenangkan pikiran.


Jadi kapan kamu mau menenangkan pikiran disini?

Komentar

Popular Posts

Daftar Kerja di Indomaret

Hallo vibes!!!
Dilansir dari bawah atap DC Indomaret Bandar Lampung, bersama banyak mas-mas dan cuma aku sendiri perempuan disini. Daripada bosen, better to write this experience to kill the time.

Maaf, aku (bukan) wanita idaman

Assalamualaikum,
Mengawali tahun yang baik ini aku akan mulai lagi mengisi blog ini. Kedepannya, aku ingin memakai konsep lebih islami dalam penulisanku, yah aku mulai dengan pembukaan yang mengucapkan salam yang penuh dengan doa kebaikan itu hehe.

Titipan dari masa lalu

Selalu ada hari, dimana rasanya aku ingin kembali ke masa lalu. Ke tiga tahunyang lalu. Hari dimana harusnya aku tidak pergi kesana, tidak menemuimu, dan atau tidak melihat langsung jika kamu pada hari itu menemuinya, dia yang sudah beberapa bulan sebelumnya aku stalking setengah mati. Dia yang kepadanya hatimu berlabuh untuk pertama kali.

#5 Clara's Diary : Does he feels the same

*Clara POV

Bruuuk...
Tiba-tiba sebuah bola basket mengenai kepalanya. Yang ku rasakan waktu itu hanyalah pusing, dan penglihatanku sedikit buram. Tanganku mencoba untuk berpegangan ke tiang yang berada di dekatku. Samar-samar ku dengar suara seseorang yang ku kenal. Oh bukan, sesorang yang aku benci tepatnya. Iya, Dia Radit. Kapten basket yang menjadi idola di sekolahku sekaligus menjadi laki-laki paling menyebalkan di dunia ini. Pusing yang tadi ku rasakan, kini rasanya sampai ulu hati, ingin rasanya kuambil bola itu dan melempar tepat di depan wajahnya.

Nikah setelah lulus? Gimana ya

Tulisan ini sebenarnya adalah jawaban dari beragam sekuel-sekuel tulisan saya sebelumnya. Beberapa tulisan di awal tahun, pertengahan tahun, dan sepertinya akan saya tutup dengan tulisan ini di (hampir) akhir tahun 2018.