Langsung ke konten utama

Mas HK Kuuuu



[Post Khusus]

Tulisan ini saya tulis khusus untuk seseorang yang saya sayangi sepenuh hati. Yang membantu saya sedari saya hanya bisa menangis ketika di nakali, dan sampai saya bisa mengomel hanya untuk menceramahi hidupnya. Untukmu Mas HK, thank you was being
an amazed cousin.

Cerita ini bermula dari saya kecil, atau bahkan sangat kecil. Mengingat sampai saat ini saya juga masih anak kecil :D LoL. Sejak dulu, saya selalu bermimpi memiliki kakak laki-laki. Namun rupanya, takdir sudah menuliskan saya untuk menjadi anak sulung yang mandiri. Namun kesadaran akan takdir tidak membuat saya berhenti  berpikir betapa asyiknya memiliki kakak laki-laki. Menjadi pelindung, menjadi penjaga, dan menjadi penopang dalam kesulitan. Tapi lagi dan lagi takdir tidak mengizinkan saya.

Di waktu yang sama, saya memiliki banyak saudara laki-laki yang fungsinya hampir sama dengan kaka laki-laki yang saya inginkan. Mereka selalu melindungi saya dari berbagai ancaman dalam hidup, mengajak saya mencoba beragam permainan laki-laki. Hingga akhirnya, saya tumbuh menjadi anak tomboy yang senang bermain dengan laki-laki. Bahkan pernah satu ketika,  saya pernah menangis karena meminta dibelikan baju khas anak laki-laki dan mainan laki-laki.
Namun, people come and go itu benar adanya. Kebanyakan abang saya pergi sesuai denganberubahnya pola hidup. Ada yang menempuh pendidikan, ada pula yang bekerja. Dan saya? Satu-satunya yang terpisah dari kesemuanya.

Kali ini saya tidak ingin berlarut-larut dalam bagian mengenang ini, intinya…
Dia, HK (bukan nama negara). Mahasiswa semester akhir di Politeknik Gajah Tunggal dengan jurusan Teknik Mesin. Role model suamiable yang benar-benar saya inginkan. Bukan jurusannya, bukan postur tubuhnya, bukan pula wajahnya.

Ini semua tentang kebaikan hatinya. Pria lembut, sabar, dan pemaaf. Dia yang begitu sabar menghadapai beragam keanehan saya. Dia yang dengan lembutnya menghargai setiap wanita walaupun dengan wanita yang terlalu menjengkelkan seperti saya.  Dia yang baik terhadap semua orang. Dia yang sanggup untuk berlaku kasar tapi tidak pernah mengeluarkan sedikitpun kekasarannya.

Saya kadang berpikir, seandainya saya memiliki dia di perantauan. Saya pastikan saya tidak akan kesulitan kala saya ingin pulang larut dari kampus, atau tidak akan kelaparan di malam hari karena jauhnya mencari makanan, dan saya bisa saja terbebas dari berbagi gossip tentang tuduhan merebut pacar orang lain. Saya juga mungkin tidak kesulitan untuk mencari teman  liburan kala kuliah benar-benar membuat saya stress.

Mas HK, yang selalu saya jadikan sasaran pacar gadungan. Mas HK yang menjemput saya ketika sore hari belum pulang sekolah, mas HK yang akan mengantar saya sekolah ketika saya sudah sangat telat dan tidak ada lagi angkutan ke sekolah. Mas HK yang pacarnya (ralat:mantan) sangat cemburu dengan kedekatan kami. Yaaa, kami adalah sepupu satu buyut yang benar-benar solid.

Kami memiliki satu golongan darah yang sama, golongan darah yang hanya dimiliki 4% manusia di bumi. Kami sama-sama anak sulung, usia kami terpaut satu tahun, walaupun dalam hitungan bulan kami hanya berjarak 9 bulan.

Saya selalu ingat di masa kecil saya sering menangis karena selalu dijahili, namun saya juga selalu ingat selalu ada mas HK disana. Saya yang dengan leletnya setiap pagi dijemput,atau  kami yang benar-benar senang memakan permen dikala kedua ayah kami asyik menonton bola di lapangan. Mas HK juga sering membelikan jajan, sedari kecil bahkan sampai saat ini. Bahkan pernah ketika saya berada di tingkat satu sekolah dasar, saya menabrak kakak tingkat enam yang sedang bermain bola. Hal ini tidak lain dan tidak bukan karena diberikan uang oleh mas HK, hal ini juga membentuk benjolan diatas kepala saya (sampai akhirnya semua abang saya memanggil saya ‘lohan’).

Saya masih ingat ketika kami masih berada di satu SMP yang sama. Saya sering sekali membuat dia kesal, dengan hanya memanggil-manggil namanya ketika dia melintas di kelas saya. sontak saja itu membuatnya malu. Namun hal itu selalu sukses membuat saya tertawa.  Haha, you can imagine how crazy am I at the time.

Kami mulai berbeda sekolah saat SMK. Dia bersekolah di SMK dengan konsentrasi Teknologi  dan saya memasuki SMK dengan konsentrasi Bisnis Manajemen. Namun sekolah kami tidak terlalu berjauhan, hanya berjarak sekitar 2 km. Dengan jarak yang tidak jauh ini, saya cukup sering merepotkan dia dengan meminta berangkat bersama dan pulang minta jemput ketika saya pulang . Ahahahaha

Sampai akhirnya kami kuliah, terpisah pulau. Memisah jarak dan waktu. Dia sibuk dengan kuliahnya, saya sibuk dengan kuliah saya. namun, kami tetap saling meluangkan waktu ketika liburan tiba. Pergi ke tempat-tempat wisata bersama (tidak berdua). Menikmati waktu, berbagi cerita dan pengalaman, dan melepas kerinduan.

Saya selalu berharap kami bisa terus seperti ini, menjalani hidup sebagaimana harusnya. Menjadi sepupu tersolid yang pernah ada. Menjadi mamas yang selalu membantu dan menyayangi saya.
Terimakasih untuk selalu disini, terima kasih untuk selalu menemani. Terima kasih untuk semuanya.
Dari aku, yang kau panggil kol. 

Role model my husband

Komentar

Popular Posts

Daftar Kerja di Indomaret

Hallo vibes!!!
Dilansir dari bawah atap DC Indomaret Bandar Lampung, bersama banyak mas-mas dan cuma aku sendiri perempuan disini. Daripada bosen, better to write this experience to kill the time.

Sebuah Tujuan : Alhamdulillah, I did it!

Kutulis ini di sebuah kafe favoritku, bukan kafe sih, sebuah kedai yang menjual aneka rasa susu sapi. Tempat me time favorit saya sedari kuliah. Kutulis ini dengan segala macam perasaan, terlebih perasaan takut lupa,jadi ku kenang saja sekarang ya.

Sebuah Tujuan: We will fight!

"Hari ini hari terakhir" , Kata Ilham.

Dan yep, sukses membuat hatiku senang karena pada akhirnya aku memenuhi janji pada diri sendiri untuk tetap bertahan hingga akhir bulan. Ditengah-tengah keinginan untuk menyerah. Ditengah rasa kebodohan ku yang keral kali menyiksa. Ditiap hembusan syaitan yang selalu menggoda dari arah mana saja. Alhamdulillah, Laa Haula Wa La Quwwata Illa Billah. Aku bersyukur pada Allah yang selalu menguatkanku, mengizinkanku untuk sampai pada titik ini.

Esok aku akan pulang. Pamit, dan minta uang jajan tentunya hehe. Untuk berangkat ke Kediri.

Aku tidak tau persis bagaimana Kediri, aku bahkan tidak pernah menginjakkan kakiku sejauh itu. Tidak pernah bahkan kubayangkan diriku akan kesana. Sungguh Allah selalu menunjukkan sifat Maha Baik nya padaku yang tidak akan bisa kuhitung nikmatnya.

Aku sampai pada titik ini saja, aku sudah bersyukur. Dan rasa syukur ini akan aku wujudkan dengan kesemangatan ku melanjutkan tahap selanjutnya. Semoga aku tidak men…

Main Kuis dapat Kuota Gratis

Hallo everybody..
Saat ini aku sedang cobain sebuah kuis berhadiah kuota gratis nih , Awalnya aku pikir ini semacam hoax karena hari gini gak mungkin ada yang gratisan kan?  Eh tapi karena aku penasaran dan udah banyak yang cobain, aku jadi penasaran juga buat ikutan. Yah, mencoba sesuatu gak ada salahnya kan.. (kalau kamu ragu ini hoax, kamu bisa langsung cuss untuk cek sendiri).

Sebuah Tujuan: Bismillah

Bismillah, ku tulis ini pukul 2 dinihari.  Dari aku yang baru selesai curhat dan enggan melanjutkan percakapan. Dari aku, yang tidak bisa tidur. Dari aku yang besok akan berangkat, kembali, ke tempat dimana aku seharusnya.

Malam ini, kuhabiskan dengan berpikir. Menimang-nimang, apakah kamu, perlu kuberi tau perihal niatan baik ini. Atau tidak perlu, mengingat aku takut niatku menjadi salah. Tidak pernah ku fikiran ini sebelumnya. Namun rasanya, pagi ini, ku pikirkan ini masak-masak. Hampir saja ku ketik kalimat itu di kolom chat kita, semakin ingin ku ketik setelah mengetahui salah satu anggota keluargamu mem-follow ku di instagram. Bingung, sekaligus ge er. Tapi untuk apa? Sedang kita pun tidak pernah terlibat percakapan lagi.

Cukup dengan galauku yang tidak ada ujung ini, tiap kali pembahasan menuju padamu, detik itu pula aku bisa berceloteh kesana kemari, padahal, semua sepertinya telah usai.

Kutuliskan saja ini menjadi draft dalam banyak chapter kedepannya. Untuk menjadi penginga…