Langsung ke konten utama

With the name of Allah, Everything's possible


Finally, I'm Fly~
Juli, 19 2017

HORASS BAHH!!!

First of all let me tell you my norak story today haha. I'm surely believe that it will be very norak at all. So if you wanna 'bully' me, you can stop to read this :D
 Ditulis dari lantai 4 Hotel Danau Toba Internasional, Medan. Sambil menonton lanjutan film favorit saya hunger game, film yang saya lupa mencari lanjutannya, yaa Mockingjay part 2. Tulisan yang seketika langsung ingin saya tulis takut saya lupa mengingat padatnya agenda disini kedepannya. Saya akan memulai dari throwback ke belakang beberapa tahun silam. 

Dulu, saat saya masih sekolah di SMK Negeri 1 Kalianda saya menuliskan banyak hal konyol kedepannya. Mulai dari berkuliah di kampus terkeren di Indonesia (versi saya), menjadi penulis di redaksi kampus, sampai impian untuk naik pesawat. Dulu saya yakin sekali saya bisa naik pesawat ketika S2. Namun seiring berjalannya waktu saya ternyata mengalami fase ketidakpuasan, dan merasa bahwa saya harus naik pesawat sesegera mungkin. Well, mungkin kamu akan bilang saya begitu serakah dan tidak pernah bersyukur. Mengingat doa saya untuk makan di Hotel Novotel Bandar lampung baru saja terkabul dengan sangat sempurna dan lebih dari ekspektasi saya tepat ketika saya berumur 20 tahun di April lalu. Dan kemudian, saya meminta yang lebih tidak mungkin lagi? ahhh.. kalau kamu berpikir begitu berarti kamu belum sepenuhnya meyakini jika Allah benar-benar luar biasa dengan segala kuasa-Nya.

Hingga di satu waktu, kak Andrawan (Teknik Arsitektur Unila) teman yang saya kenal dari sebuah acara di kampus mengajak saya mendaftar salah satu kegiatan di kemdikbud. Saya yang notabene nya grasak-grusuk langsung mengiyakan tanpa berpikir panjang. Kami mendaftar di hari terahir tepatnya 2 jam sebelum penutupan. Saya pun cukup terperanjat begitu menyadari jika acara ini berlangsung di Medan Sumatera Utara, Well, saya pun langsung berpikir bahwa ini pasti akan naik pesawat dan berarti mewujudkan impian saya. Saya benar-benar berharap pada saat itu. Hingga saya berdoa, meminta orang tua saya mendoakan, dan selalu Khusnudzon (berprasangka baik) pada Yang Kuasa.

Waktu berlalu, hari berganti, bulan pun berganti namun pengumuman kelolosan kami tidak juga di umumkan. Hingga tepat satu bulan (saat itu saya sedang di kelas Perpajakan 1 oleh pak Wedi) saya mendapatkan sms bahwa saya lolos seleksi, WoW!! saya terperanjat bukan main. Kepala saya yang tadinya cenat cenut setelah 4 jam di mata kuliah ini langsung hilang dan terganti dengan perasaan bahagia. Dan, tak beruntungnya kak Andrawan yang mengajak saya justru tidak lolos. Oh, saya benar-benar merasa tidak enak soal ini. 

Bulan Mei kami sudah diberitahu jika lolos namun acaranya masih 2 bulan. Saya menjadi tidak sabar untuk menanti hari ini. Dan akhirnya hari ini tiba. Saya ingin menulisnya. Menulis tentang bagaimana pengalaman terbang saya yang pertama kali untuk di ingat suatu saat nanti.

Penerbangan kami pukul 06.10 menggunakan lion air atau tepatnya dengan maskapai batik air. Kami berangkat pagi-pagi sekali (bahkan ayam saja belum bangun). Saya yang benar-benar menantikan hari ini harus dibuat kesal dengan terlambatnya supir travel yang kami pesan, bagaimana tidak? terlambat 30 menit.. oh bukan main saya dongkolnya. Syukurlah, kami tiba di bandara tanpa insiden ketinggalan pesawat. 
Pertama kami berangkat dari Bandarlampung-Jakarta. It was 30 minutes, and im feel so glad till i wanna cry. Hahaha is it norak? nevermind!!!
Lanjut ke transit kami Jakarta-Medan dengan maskapai yang sama. Dan sekali lagi, norak attitude ku muncul, saya benar-benar takjub memandang langit yang terasa dekat, ketika pesawat kami menabrak awan-awan yang benar-benar seperti permen kapas, atau ketika saya kebingungan menatap awan diatas lautan yang terlihat ringan namun kokoh. Saya sebenarnya ingin menceritakan bagaimana makan nasi goreng diatas pesawat, namun cukuplah itu saya kenang sendiri.

Dan well, saya tiba disini sekarang. Saya sudah menginjakkan kaki di Bandara Internasional Kuala Namu, Medan. Saya suspicios, Gratefull, dan yes pastinya so happy to be there. Adalah sebuah ketidakmungkinan yang menjadi kenyataan. Hebat!! Allah benar-benar mengabulkan doa saya. Bahkan lebih dari yang saya harapkan. Saya dapat 3 penerbangan (sisa 1 untuk pulang nanti), saya dapat hotel yang yahh lumayan baik, dan saya juga dapat posisi kamar yang viewnya lumayan indah, sampai saya juga dipilihkan teman kamar yangg kelihatanyya baik (semoga).

Untuk itu, saya akan menuliskan untuk selalu percaya, untuk selalu berdoa, untuk selalu meyakini akan kekuasaan-Nya. Perjalanan kali ini menjadi pembuktian hukum kehidupan yang selalu menjadi motto hidup saya "Impossible is nothing" yah tentu dengan izin-Nya.

Kamu bisa saja mengingkari janji orang lain, boleh saja berpikiran buruk untuk orang lain, tapi jangan dengan Allah. Jangan sama sekali jangan!!!!

-Dari orang yang sangat bahagia, Thanks God
ALHAMDULILLAH

Foto-foto ke norak-an yang haqiqi. Maaf.
Untuk dikenang sendiri :)

Read also : another story from Medan






Komentar

Popular Posts

Daftar Kerja di Indomaret

Hallo vibes!!!
Dilansir dari bawah atap DC Indomaret Bandar Lampung, bersama banyak mas-mas dan cuma aku sendiri perempuan disini. Daripada bosen, better to write this experience to kill the time.

Sebuah Tujuan: We will fight!

"Hari ini hari terakhir" , Kata Ilham.

Dan yep, sukses membuat hatiku senang karena pada akhirnya aku memenuhi janji pada diri sendiri untuk tetap bertahan hingga akhir bulan. Ditengah-tengah keinginan untuk menyerah. Ditengah rasa kebodohan ku yang keral kali menyiksa. Ditiap hembusan syaitan yang selalu menggoda dari arah mana saja. Alhamdulillah, Laa Haula Wa La Quwwata Illa Billah. Aku bersyukur pada Allah yang selalu menguatkanku, mengizinkanku untuk sampai pada titik ini.

Esok aku akan pulang. Pamit, dan minta uang jajan tentunya hehe. Untuk berangkat ke Kediri.

Aku tidak tau persis bagaimana Kediri, aku bahkan tidak pernah menginjakkan kakiku sejauh itu. Tidak pernah bahkan kubayangkan diriku akan kesana. Sungguh Allah selalu menunjukkan sifat Maha Baik nya padaku yang tidak akan bisa kuhitung nikmatnya.

Aku sampai pada titik ini saja, aku sudah bersyukur. Dan rasa syukur ini akan aku wujudkan dengan kesemangatan ku melanjutkan tahap selanjutnya. Semoga aku tidak men…

Sebuah Tujuan : Alhamdulillah, I did it!

Kutulis ini di sebuah kafe favoritku, bukan kafe sih, sebuah kedai yang menjual aneka rasa susu sapi. Tempat me time favorit saya sedari kuliah. Kutulis ini dengan segala macam perasaan, terlebih perasaan takut lupa,jadi ku kenang saja sekarang ya.

Main Kuis dapat Kuota Gratis

Hallo everybody..
Saat ini aku sedang cobain sebuah kuis berhadiah kuota gratis nih , Awalnya aku pikir ini semacam hoax karena hari gini gak mungkin ada yang gratisan kan?  Eh tapi karena aku penasaran dan udah banyak yang cobain, aku jadi penasaran juga buat ikutan. Yah, mencoba sesuatu gak ada salahnya kan.. (kalau kamu ragu ini hoax, kamu bisa langsung cuss untuk cek sendiri).

Sebuah Tujuan: Bismillah

Bismillah, ku tulis ini pukul 2 dinihari.  Dari aku yang baru selesai curhat dan enggan melanjutkan percakapan. Dari aku, yang tidak bisa tidur. Dari aku yang besok akan berangkat, kembali, ke tempat dimana aku seharusnya.

Malam ini, kuhabiskan dengan berpikir. Menimang-nimang, apakah kamu, perlu kuberi tau perihal niatan baik ini. Atau tidak perlu, mengingat aku takut niatku menjadi salah. Tidak pernah ku fikiran ini sebelumnya. Namun rasanya, pagi ini, ku pikirkan ini masak-masak. Hampir saja ku ketik kalimat itu di kolom chat kita, semakin ingin ku ketik setelah mengetahui salah satu anggota keluargamu mem-follow ku di instagram. Bingung, sekaligus ge er. Tapi untuk apa? Sedang kita pun tidak pernah terlibat percakapan lagi.

Cukup dengan galauku yang tidak ada ujung ini, tiap kali pembahasan menuju padamu, detik itu pula aku bisa berceloteh kesana kemari, padahal, semua sepertinya telah usai.

Kutuliskan saja ini menjadi draft dalam banyak chapter kedepannya. Untuk menjadi penginga…