Langsung ke konten utama

Sekali saja, lihat aku



Aku disini..
Dekat dengan sebelah pundakmu
Aku disini..
Tepat ada di depan matamu
Kamu berdiri diujung jalan sana
Bersembunyi dibalik kokohnya dinding itu
Samar-samar terdengar angin berbisik ringan
Sampai ke daun telinga ku dan berkata 'dia memperhatikanmu'

Ku tengok sekeliling perlahan
Mencari sosok dalam kekosongan
Aku, bingung..
Lalu kembali menatap duniaku yang maya

Sekejap, angin kembali menyapaku
Membuat rasa penasaranku kembali
Dan kudapati kamu tersenyum di ujung sana

Berpura-pura tak memperhatikanku
Mengalihkan pandangan ke sekeliling
Berdalih dengan percakapan kosong
Lalu mengakhiri dengan senyum ramah kembali..

Jadi bagaimana?
Mungkinkah angin berbohong?
Atau aku yang salah mendengar?

Mungkinkah aku diperhatikan
Sedang kamu terlihat mengabaikan
Mungkinkah aku benar
Atau aku hanya terlalu perasa

Setidaknya beri aku kabar bahwa angin telah salah
Beri aku sebuah penerang bahwa aku lah yang salah
Atau jika mungkin, lihatlah aku untuk meyakinkan
Lihat aku, bahkan untuk sekali saja....

Untukmu, yang penuh senyum ramah namun tak pernah menatapku dengan lekat~

Komentar

  1. Hai aini, lagi mampir nih di blog kamu.. waahh postingannya bikin baper yaahh.. kisah nyata ga sih ini?hehehe keep writing aini:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha bukan kisah nyata kok. semuanya maya. Kaya hubungan kita, ngga jadi nyata *ehh

      Hapus
  2. Curcol meleee.. harus diaduin dede ini wkwkwk

    BalasHapus

Posting Komentar

Popular Posts

Daftar Kerja di Indomaret

Hallo vibes!!!
Dilansir dari bawah atap DC Indomaret Bandar Lampung, bersama banyak mas-mas dan cuma aku sendiri perempuan disini. Daripada bosen, better to write this experience to kill the time.

Maaf, aku (bukan) wanita idaman

Assalamualaikum,
Mengawali tahun yang baik ini aku akan mulai lagi mengisi blog ini. Kedepannya, aku ingin memakai konsep lebih islami dalam penulisanku, yah aku mulai dengan pembukaan yang mengucapkan salam yang penuh dengan doa kebaikan itu hehe.

Titipan dari masa lalu

Selalu ada hari, dimana rasanya aku ingin kembali ke masa lalu. Ke tiga tahunyang lalu. Hari dimana harusnya aku tidak pergi kesana, tidak menemuimu, dan atau tidak melihat langsung jika kamu pada hari itu menemuinya, dia yang sudah beberapa bulan sebelumnya aku stalking setengah mati. Dia yang kepadanya hatimu berlabuh untuk pertama kali.

#5 Clara's Diary : Does he feels the same

*Clara POV

Bruuuk...
Tiba-tiba sebuah bola basket mengenai kepalanya. Yang ku rasakan waktu itu hanyalah pusing, dan penglihatanku sedikit buram. Tanganku mencoba untuk berpegangan ke tiang yang berada di dekatku. Samar-samar ku dengar suara seseorang yang ku kenal. Oh bukan, sesorang yang aku benci tepatnya. Iya, Dia Radit. Kapten basket yang menjadi idola di sekolahku sekaligus menjadi laki-laki paling menyebalkan di dunia ini. Pusing yang tadi ku rasakan, kini rasanya sampai ulu hati, ingin rasanya kuambil bola itu dan melempar tepat di depan wajahnya.

Nikah setelah lulus? Gimana ya

Tulisan ini sebenarnya adalah jawaban dari beragam sekuel-sekuel tulisan saya sebelumnya. Beberapa tulisan di awal tahun, pertengahan tahun, dan sepertinya akan saya tutup dengan tulisan ini di (hampir) akhir tahun 2018.