Langsung ke konten utama

Balada Memasuki 20an

Malem ini, saya punya 2 tugas lagi di blog saya satunya (Musinah.com). Tapi entah kenapa, saya malah jadi pengen nulis ini. Balada Memasuki 20an..

Oke well, mungkin kali ini saya akan nyebutin umur saya yang udah bukan remaja lagi. Lebih tepatnya saya dikatakan dewasa secara umur. *Ehe..

Saya memasuki 20an di tahun ini, ahh tua. Sungguh saya tua.  Cukup, ga perlu dilanjut lagi yaa masalah prahara umur yang engga sesuai sama badan dan muka ini (maklum masih ngerasa 10 tahun).

Akhir-akhir ini saya sering merhatiin seseorang yang lumayan dekat dengan saya. Saya liat hidupnya penuh dengan keterpaksaan senyum. Saya sedih, pengen nepuk pundak terus meluk tapi ga bisa, takut disangka lesbian, Hmmm
Dari ngeliat dia ini, saya jadi teringat masa saya pas belasan dulu. Saya yang sok gede, sok bisa, dan sok kuat. Sok gamau cerita ke orang lain, sok ga butuh orang lain, dan pastinya sok bisa sendiri. Saya pada masa itu penuh dengan ke sok-sok an lebih dari siapapun.
jangankan temen, orang tua aja ngga saya kabarin kalo saya bermasalah, padahal saya anak yang terbuka sama orang tua. Dan yaa. saya tersadar, itu balada masuk 20an.

Berjalan menuju 21, saya jadi sadar kalau saya butuh orang lain. Jadi sadar kalo saya ga sendirian, jadi sadar kalo saya punya orang-orang yang sayang sama saya.

Balada masuk 21 ini beda lagi, saya jadi ngerasa kesepian. Yahh kesepian.
Bukan karena saya ga punya pacar, secara saya udah jomblo 1000 tahun lamanya (inisih lagu). Sungguh bukan itu, Saya jadi ngerasa orang-orang di masa lalu terlalu baik dan saya kehilangan mereka. Saya jadi sibuk dan mereka tinggalin saya. Orang-orang baru di hidup saya, rasanya ngga memahami saya dengan baik, saya.. jadi makin kesepian.

Saya jadi lebih sering pulang, saya bisa pulang satu bulan sekali, 2 bulan 3 kali, padahal dulu pas maba saya bisa 2 bulan sekali, atau 2 kali satu semester. Pokonya jarang banget deh pulang. Sekarang? saya jadi sering pulang, cuma untuk memastikan ada orang yang sayang dan dukung saya, Ahh lucu

Saya bener-bener kesepian :(

Terlepas dari orang-orang dibalik semuanya, kaya mba iim,mba upi, mba devi, otik, azka, dan lain-lain bikin saya sadar saya ga sendirian di rantau. Kalau kumat pengen pulang, saya suka charge sama orang-orang ini. Kedewasaan mereka yang tinggi bikin saya bener-bener tenang setelah curahin semua sama mereka. Masalahnya lagi, saya suka takut ganggu mereka untuk perasaan saya yang ngga penting ini. hmm

Tapi rasa kesepian itu tetep muncul, muncul,
Ahh,, mungkin saya kurang bersyukur yaa.
hmmm mungkin..
Astaghfirullah~

Komentar

Posting Komentar

Popular Posts

Daftar Kerja di Indomaret

Hallo vibes!!!
Dilansir dari bawah atap DC Indomaret Bandar Lampung, bersama banyak mas-mas dan cuma aku sendiri perempuan disini. Daripada bosen, better to write this experience to kill the time.

Sebuah Tujuan: We will fight!

"Hari ini hari terakhir" , Kata Ilham.

Dan yep, sukses membuat hatiku senang karena pada akhirnya aku memenuhi janji pada diri sendiri untuk tetap bertahan hingga akhir bulan. Ditengah-tengah keinginan untuk menyerah. Ditengah rasa kebodohan ku yang keral kali menyiksa. Ditiap hembusan syaitan yang selalu menggoda dari arah mana saja. Alhamdulillah, Laa Haula Wa La Quwwata Illa Billah. Aku bersyukur pada Allah yang selalu menguatkanku, mengizinkanku untuk sampai pada titik ini.

Esok aku akan pulang. Pamit, dan minta uang jajan tentunya hehe. Untuk berangkat ke Kediri.

Aku tidak tau persis bagaimana Kediri, aku bahkan tidak pernah menginjakkan kakiku sejauh itu. Tidak pernah bahkan kubayangkan diriku akan kesana. Sungguh Allah selalu menunjukkan sifat Maha Baik nya padaku yang tidak akan bisa kuhitung nikmatnya.

Aku sampai pada titik ini saja, aku sudah bersyukur. Dan rasa syukur ini akan aku wujudkan dengan kesemangatan ku melanjutkan tahap selanjutnya. Semoga aku tidak men…

EL'S COFFEE : MENYAJIKAN KOPI LAMPUNG DENGAN SAJIAN INTERNASIONAL

Lampung, sebuah kota kecil di ujung Pulau Sumatera, Identik dengan kearifan lokal, sumber daya alam yang melimpah, dan kebudayaan yang mampu dikatakan sebagai 'miniatur indonesia'. Selain kebudayaan nya yang kental, Lampung juga selalu identik dengan sebuah minuman, minuman apa? Kopi! Yaps, kopi lampung adalah salah satu kopi yang terkenal di seluruh penjuru dunia. Kopi yang kebanyakan dibudidayakan di Lampung adalah kopi jenis Robusta. Perlu diketahui juga bahwa

Sebuah Tujuan: Bismillah

Bismillah, ku tulis ini pukul 2 dinihari.  Dari aku yang baru selesai curhat dan enggan melanjutkan percakapan. Dari aku, yang tidak bisa tidur. Dari aku yang besok akan berangkat, kembali, ke tempat dimana aku seharusnya.

Malam ini, kuhabiskan dengan berpikir. Menimang-nimang, apakah kamu, perlu kuberi tau perihal niatan baik ini. Atau tidak perlu, mengingat aku takut niatku menjadi salah. Tidak pernah ku fikiran ini sebelumnya. Namun rasanya, pagi ini, ku pikirkan ini masak-masak. Hampir saja ku ketik kalimat itu di kolom chat kita, semakin ingin ku ketik setelah mengetahui salah satu anggota keluargamu mem-follow ku di instagram. Bingung, sekaligus ge er. Tapi untuk apa? Sedang kita pun tidak pernah terlibat percakapan lagi.

Cukup dengan galauku yang tidak ada ujung ini, tiap kali pembahasan menuju padamu, detik itu pula aku bisa berceloteh kesana kemari, padahal, semua sepertinya telah usai.

Kutuliskan saja ini menjadi draft dalam banyak chapter kedepannya. Untuk menjadi penginga…

Bicaralah, mungkin orang lain mengerti

Siang hari, 15 Agustus 2017

Siang ini saya baru saja menyelesaikan ujian susulan matek, yahh.. Matematika ekonomi. Ujian susulan karena kasus yang bener-bener memalukan kemaren. Di post sebelumnya saya udah ceritain kasusnya (kalo udah baca).