Langsung ke konten utama

Untitled (1)


Ada beberapa hal dalam hidup ini. Tawa, Tangis, Canda, Bahagia, juga derita. Ada beberapa hal yang sanggup kita upayakan, namun tidak semuanya. Ada banyak hal yang bisa kita pertahankan, namun tidak semuanya bisa bertahan. Kenyataan menyudutkan kita pada ironi besar yang menggunung dan bisa saja meledak sewaktu-waktu.


Kehidupan selalu memaksa kita untuk melihat keadaan dengan mata terbuka dan tangan kosong. Kehidupan menguji kita melewati beragam ujian tanpa pernah memberi aba-aba. Kehidupan memaksa kita melewati ujian dengan baik tanpa pernah bertanya bagaimana persiapan kita.

Keadaan tidak selalu manis, kadang berakhir miris, bahkan tak segan membuat kita menangis. pelupuk mata bisa tiba-tiba saja jatuh tepat di tengah malam, mengalir di pipi dan berjatuhan di ujung dagu. Kadang, kerapuhan jiwa tidak sanggup menahan beratnya cobaan.

Sebuah tawa bisa saja melepas segenap keheningan. Tertawa keras, bukan bahagia. Hanya saja, tidak semua orang harus tau pahitnya kesepian. Tembok yang mendingin, keadaan yang sunyi, bahkan udara, rasanya tak sanggup lagi bergerak.

Lalu, bisakah kau mengajakku keluar? Bisakah kamu untuk menarikku dari ironi panjang tanpa henti. Dengarkah kamu akan suara hati yang menjerit dalam diam, atau bisakah kita.... pelan-pelan saling membahagiakan?


Komentar

Popular Posts

Daftar Kerja di Indomaret

Hallo vibes!!!
Dilansir dari bawah atap DC Indomaret Bandar Lampung, bersama banyak mas-mas dan cuma aku sendiri perempuan disini. Daripada bosen, better to write this experience to kill the time.

Maaf, aku (bukan) wanita idaman

Assalamualaikum,
Mengawali tahun yang baik ini aku akan mulai lagi mengisi blog ini. Kedepannya, aku ingin memakai konsep lebih islami dalam penulisanku, yah aku mulai dengan pembukaan yang mengucapkan salam yang penuh dengan doa kebaikan itu hehe.

Titipan dari masa lalu

Selalu ada hari, dimana rasanya aku ingin kembali ke masa lalu. Ke tiga tahunyang lalu. Hari dimana harusnya aku tidak pergi kesana, tidak menemuimu, dan atau tidak melihat langsung jika kamu pada hari itu menemuinya, dia yang sudah beberapa bulan sebelumnya aku stalking setengah mati. Dia yang kepadanya hatimu berlabuh untuk pertama kali.

#5 Clara's Diary : Does he feels the same

*Clara POV

Bruuuk...
Tiba-tiba sebuah bola basket mengenai kepalanya. Yang ku rasakan waktu itu hanyalah pusing, dan penglihatanku sedikit buram. Tanganku mencoba untuk berpegangan ke tiang yang berada di dekatku. Samar-samar ku dengar suara seseorang yang ku kenal. Oh bukan, sesorang yang aku benci tepatnya. Iya, Dia Radit. Kapten basket yang menjadi idola di sekolahku sekaligus menjadi laki-laki paling menyebalkan di dunia ini. Pusing yang tadi ku rasakan, kini rasanya sampai ulu hati, ingin rasanya kuambil bola itu dan melempar tepat di depan wajahnya.

Nikah setelah lulus? Gimana ya

Tulisan ini sebenarnya adalah jawaban dari beragam sekuel-sekuel tulisan saya sebelumnya. Beberapa tulisan di awal tahun, pertengahan tahun, dan sepertinya akan saya tutup dengan tulisan ini di (hampir) akhir tahun 2018.