Langsung ke konten utama

POSITIVE VIBES

Aini-Fakih-Iim
One thing i've forgot to share is this moment. When i'm one stage with them, one of best part in my life.

September 2017, Bersama dua orang hebat yang saya kenal, dua orang yang memotivasi, dua orang yang sudah pernah menginjakkan kakinya ke luar negeri. Hm. aku mah apa.

Malam sebelum kami sharing tentang cerita kami, saya bingung apa yang harus saya share, karena nyatanya dua orang ini benar-benar keren. Saya jumpalitan mempersiapkan persentasi, saya juga mengatur mood sebaik mungkin agar hasil yang saya tampilkan esok hari baik, tak lupa saya bersama mba iim mengonsep sedemikian rupa agar materi kami tidak tumpang tindih.

Laki-laki yang tepat disamping saya ini, Calon dokter dari Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Seseorang yang bercita-cita jadi dokter jantung, atau bahkan suka membuat jantung berdebar? *eh. Haha i think everyone who know him well will feel same and agree with me. Saya tidak dekat dengan orang ini, hanya sebatas kenal juga kebetulan tinggal di lingkungan yang sama, yang saya tau dia ramah juga rendah hati. Laki-laki yang berasal dari Palembang ini sangat lembut (kue kali ya) haha i mean his attitude, sangat jauh dari citra laki-laki selatan sumatera pada umumnya. Bahkan saya tidak percaya bahwa beliau berasal dari Palembang, but that's the truth.

Beliau sudah pernah persentasi di malaysia dan memasukkan karya tulisnya menjadi Jurnal Internasional, wow such a dream for me. Heheh. Tertutup, sibuk, aktif, dan ramah adalah hal yang bisa saya jelaskan tentang orang ini. Tidak kenal dekat, hanya hasil memperhatikan karena sering berjumpa (oh iya, kami dalam satu  lingkungan kosan). Bagi saya, sosok orang seperti ini harus diciptakan lebih banyak demi kemaslahatan umat dan ketenangan dunia ini, dan setau saya dia termasuk salah satu hafidz di lingkungan kami, Don't ask me how great he is, Cause no words can explain.

Berlanjut ke wanita di sebelahnya, Mba Nur Imroatun Sholihat. Dari namanya saja sudah tercermin. Cahaya perempuan yang sholihah. Yah.. could explain a little bit of her. Diluar itu, dia sangat cerdas, baik, percaya diri, dan banyak lagi. Saya mengenal mba iim dengan baik, yaaa.. dia kakak, asdos, tutor, ibu, dan banyak sosok lain dalam hidup saya. Dia juga sering saya tanyai tentang beragam keputusan yang akan saya ambil. Dia baru saja wisuda kemarin, 22 November 2017. Nih foto lucu kami,
a cumlaude achiever
Mba iim ini sangat buanyak prestasinya, saya tidak bisa menyebut satu persatu. Yang terakhir adalah dia pembuat skripsi pertama dengan bahasa inggris dari jurusan kami, dia juga lolos SNA, sebuah ajang bergengsi bagi para akuntan di Indonesia, juga dia telah memasukkan karya tulisnya itu ke dalam Jurnal Internasional bulan Oktober lalu, Ahh bayangkan. Akumah apa:(

Dia pemain gitar, pembuat puisi, blogger, debater, penulis, PNS, dan buanyaakk lagi yang masih belum saya ketahui. One of most inspiring person you should know. Ramah, penyayang, dan baik adalah karakter yang melekat di jiwa mba iim, at least everyone in this world could be jealous if know about her more (only as much as i know) and if you asked me am I get jealous? Oh of course! but it motivate me to push myself more and more. One thing, i want to be A cumlaude God, please :)

Setidaknya saya bersyukur pernah satu panggung dengan mereka untuk berbagi kepada seluruh mahasiswa baru tahun 2017 di lingsuh, walaupun saya tau.. saya jauh dibawah standar untuk dibandingkan dengan mereka berdua. Tapi tidak apa, biarkan saya jadi anak kecil yang berproses. Yekan?

Sangat penting bagi kita untuk memiliki lingkungan yang positif, yang mendukung kita dan selalu memotivasi, juga penting untuk punya lingkungan yang mengapresiasi kita. Karena apresiasi adalah kebutuhan dasar manusia yang tidak bisa kita pisahkan dari diri kita.
Small circle whom i love so much
Seperti mereka ini, kak dita, mba upi, dan mba iim yang selalu memotivasi saya, mendukung, dan mengapresiasi. Orang-orang yang ketiganya sudah wisuda, yang ketiganya adalah kakak yang begitu banyak mengajari saya banyak hal dalam hidup. Nanti saya buat post khusus untuk mereka yaa :)

small love in Lingsuh town
Dan ini, adalah positive vibes versi besar. Bersama mereka saya merasa banyak kurang, banyak salah, banyak dosa, juga banyak kekalahan-kekalahan lainnya. Tidak apa, saya masih anak kecil yang terus belajar dan berproses kan? Mereka adalah sebenar-benarnya positive vibes, You should found someone like them! saya tidak janji, tapi saya akan coba untuk buat post khusus tentang mereka ya:)
See my special post about them here .



Komentar

  1. Sending lots of love to you, Ai. Thank you so much for your kind words. I know I'm lacking but you're always there to help me overcome the obstacles. I pray to be your friend twice: in this world and in the hereafter :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Popular Posts

Daftar Kerja di Indomaret

Hallo vibes!!!
Dilansir dari bawah atap DC Indomaret Bandar Lampung, bersama banyak mas-mas dan cuma aku sendiri perempuan disini. Daripada bosen, better to write this experience to kill the time.

Sebuah Tujuan: We will fight!

"Hari ini hari terakhir" , Kata Ilham.

Dan yep, sukses membuat hatiku senang karena pada akhirnya aku memenuhi janji pada diri sendiri untuk tetap bertahan hingga akhir bulan. Ditengah-tengah keinginan untuk menyerah. Ditengah rasa kebodohan ku yang keral kali menyiksa. Ditiap hembusan syaitan yang selalu menggoda dari arah mana saja. Alhamdulillah, Laa Haula Wa La Quwwata Illa Billah. Aku bersyukur pada Allah yang selalu menguatkanku, mengizinkanku untuk sampai pada titik ini.

Esok aku akan pulang. Pamit, dan minta uang jajan tentunya hehe. Untuk berangkat ke Kediri.

Aku tidak tau persis bagaimana Kediri, aku bahkan tidak pernah menginjakkan kakiku sejauh itu. Tidak pernah bahkan kubayangkan diriku akan kesana. Sungguh Allah selalu menunjukkan sifat Maha Baik nya padaku yang tidak akan bisa kuhitung nikmatnya.

Aku sampai pada titik ini saja, aku sudah bersyukur. Dan rasa syukur ini akan aku wujudkan dengan kesemangatan ku melanjutkan tahap selanjutnya. Semoga aku tidak men…

Sebuah Tujuan: Almost End

Assalamualaikum

Ku tulis ini di kamar Asih, seorang teman setengah perjalanan ku yang akan jadi teman berjalan selanjutnya. Kutulis di kamarnya karena secara resmi aku sudah tidak punya kosan lagi terhitung sudah sepuluh hari, Fufufuuuu. Ku tulis ini dengan radang, batuk, pilek, dan asam lambung ku yang baru saja naik tadi pagi. Kesemuanya akhirnya menyerangku di waktu yang sangat krusial. Tapi tidak apa-apa, ini sudah sangat cukup baik ketika virus-virus ini hanya menyerang sekarang dan cukup diam selama dua bulan terakhir, Alhamdulillah. . .

Ku tulis ini pasca debut ku semalam, debut untuk bisa tertulis di jadwal semalam. Hehe, berasa artis koriya aja ya pake debut segala.

Di penghujung bulan ini, aku telah melalui banyak hal. Melewati berbagai proses yang tidak bisa dibilang mudah. Menjalani 2 minggu saringan sendirian, dan dua minggu yang juga kadang sendirian. Melewati kesulitan, kesusahan, kebodohan, dan berbagai hal lain yang harus kuiringi dengan air mata. Bagiku, ini adalah …

Sebuah Tujuan : Alhamdulillah, I did it!

Kutulis ini di sebuah kafe favoritku, bukan kafe sih, sebuah kedai yang menjual aneka rasa susu sapi. Tempat me time favorit saya sedari kuliah. Kutulis ini dengan segala macam perasaan, terlebih perasaan takut lupa,jadi ku kenang saja sekarang ya.

Sebuah Tujuan: Maafkan aku

Kutulis ini untuk aku, diriku sendiri
Sebuah jiwa yang nampaknya mulai lelah
Maaf ya, kali ini perjalanan menyeret kita pada kesulitan yang bertubi-tubi