Langsung ke konten utama

Sendiri gak menyeramkan kok *smile*

@Si bolang, Medan Sumatera Utara.

Hari ini, saya dikecewakan oleh seseorang. Bukan seseorang deng. Adalah mba upi yang hari ini membuat saya kesal di pagi hari karena sudah cancel attending acara yang kami rencanakan jauh hari dan membuat saya harus datang sendiri ke sebuah acara.
Acaranya sih sama seperti sebelumnya, berbasis IT lagi dan lagi. (Btw, saya suka sekali datang ke acara berbasis IT dan internet seperti ini). Misalnya sebelumnya saya juga pernah datang ke acara Google IO Extended Lampung, dan hari ini saya menghadiri IGNITION Road to Campus. Yang tempatnya di IIB Darmajaya. Itu, kampus tetangga hehe.




Lanjut ke problem hari ini, di jalan saya ngga bisa berhenti ngomel dalam hati juga bete karena membayangkan saya sendirian disana tanpa teman (padahal udah biasa sendiri). Disana banyak sekali start up keren kaya Founder AngsurId, WarMart, Gogo, dan ada kak fadlan CEO just speak ( ituloh, tempat bimbel bahasa inggris yang lagi trend di BDL). Dan kamu harus tau, saya dapet beng-beng loh dari Foundernya AngsurId karena udah follow ig kakak itu secara gercep (@hafizbudi) ya iya dong, jangankan follow ig, follow follow yang lain pun aku cepet .

back to the topic
...

Saya kembali lagi ke hari ini, hari dimana saya merasa lelah sendirian, hari dimana saya merasa sangat butuh teman, hari dimana saya lelah menunduk menatap layar smartphone, lelah memulai percakapan dengan orang baru (walaupun saya suka bersosialisasi) lelah dengan semua praktik ketidaknyamanan ini, intinya. Saya butuh teman yang bisa fleksibel, bisa seiman, bisa searah, dan juga bisa menyukai semua yang saya sukai. Seorang teman yang akan menemani seumur hidup (eh inisih namanya Imam)  Astaghfirullah..

Lalu seperti kata pemateri diacara tadi, kalau saya sudah menemukan permasalahan, saya harus menemukan solusi. Dan solusinya adalah....
Dengan throwback ke belakang, di inget lagi kalau saya ke kota ini pun sendiri, daftar sendiri, tes sendiri, wawancara beasiswa juga sendiri. Orang tua dan teman selalu support doa juga dana. Tapi action, sayaa tetap sendirian. Bahkan jauh sebelum itu, dari saya tes SMP yang notabene nya dari desa dan tes untuk masuk smp paling hits se kabupaten pun, saya sendirian, so Guess what? sendirian ga selalu menyeramkan kan???

Jadi kalau hari ini, besok, atau lusa saya sendirian. saya akan ingat kalau saya sudah melalu banyak peristiwa sendirian. Dan saya, akan tetap bahagia, terlepas dari sendiri atau bersama. Toh, saya masih punya mulut untuk mengajak orang lain bicara, punya smartphone untuk bicara dengan orang di lain tempat, punya Allah yang akan selalu menemani saya:)
Oh Allah, saya akan lebih bersyukur pada kesendirian ini dan saya akan selalu menikmatinya, Sampai nanti, aku punya teman. Nanti, yang aku juga tidak pernah tau kapan akan terjadi.

Komentar

Popular Posts

Daftar Kerja di Indomaret

Hallo vibes!!!
Dilansir dari bawah atap DC Indomaret Bandar Lampung, bersama banyak mas-mas dan cuma aku sendiri perempuan disini. Daripada bosen, better to write this experience to kill the time.

Maaf, aku (bukan) wanita idaman

Assalamualaikum,
Mengawali tahun yang baik ini aku akan mulai lagi mengisi blog ini. Kedepannya, aku ingin memakai konsep lebih islami dalam penulisanku, yah aku mulai dengan pembukaan yang mengucapkan salam yang penuh dengan doa kebaikan itu hehe.

Titipan dari masa lalu

Selalu ada hari, dimana rasanya aku ingin kembali ke masa lalu. Ke tiga tahunyang lalu. Hari dimana harusnya aku tidak pergi kesana, tidak menemuimu, dan atau tidak melihat langsung jika kamu pada hari itu menemuinya, dia yang sudah beberapa bulan sebelumnya aku stalking setengah mati. Dia yang kepadanya hatimu berlabuh untuk pertama kali.

#5 Clara's Diary : Does he feels the same

*Clara POV

Bruuuk...
Tiba-tiba sebuah bola basket mengenai kepalanya. Yang ku rasakan waktu itu hanyalah pusing, dan penglihatanku sedikit buram. Tanganku mencoba untuk berpegangan ke tiang yang berada di dekatku. Samar-samar ku dengar suara seseorang yang ku kenal. Oh bukan, sesorang yang aku benci tepatnya. Iya, Dia Radit. Kapten basket yang menjadi idola di sekolahku sekaligus menjadi laki-laki paling menyebalkan di dunia ini. Pusing yang tadi ku rasakan, kini rasanya sampai ulu hati, ingin rasanya kuambil bola itu dan melempar tepat di depan wajahnya.

Nikah setelah lulus? Gimana ya

Tulisan ini sebenarnya adalah jawaban dari beragam sekuel-sekuel tulisan saya sebelumnya. Beberapa tulisan di awal tahun, pertengahan tahun, dan sepertinya akan saya tutup dengan tulisan ini di (hampir) akhir tahun 2018.