Langsung ke konten utama

Be patient, you're stronger than you know


Pagi ini hati saya kembali sakit lagi.  Menyaksikan teman-teman saya belum berhasil menaiki tangga cita-citanya.  Saya,  mungkin bukan orang yang terlihat peduli.  Yaa.  Saya memang orang yang sering menampakan ke-cuekan,  ketidakpedulian
, bodo amat,  dan seolah tidak mau tau urusan orang lain. Tapi perasaan saya sungguh berbanding terbalik dengan apa yang sebenarnya tergambar di perilaku saya.

Beberapa hari yang lalu,  saya ikut-ikutan galau. Bukan karena saya ada masalah  atau hidup saya sedang keluar jalur, tapi karena melihat orang lain sedang diuji hebat kekuatan hatinya oleh Sang Khaliq. Saya seperti seorang fans yang kecewa melihat idolanya tersakiti oleh harapan.  Saya sendiri,  teriris tiap kali saya melihat dia menguatkan hatinya. Oh sungguh,  kamu telah tenang,  dan begitu tenang untuk ini. Kamu sabar, hingga tak nampak semua kesedihan itu. Aku cukup tau rasanya, dan aku tau rasanya menumpuk senyum ditengah morat-maritnya hati. Tapi hidup harus terus berjalan kan??

Begitulah takdir,  menarik sesuatu tanpa pernah kita rencanakan.  Rasanya rancangan mimpi yang kita susun sedemikian rupa,  roboh hanya karena satu hal.  Yaaa.. Mungkin ini bisa jadi bahan muhasabah diri,  kita tidak boleh berharap pada manusia.  Kita tidak boleh memaksa kehendak kita,  karena sejatinya hanya Dia lah yang menentukan segalanya.
Dibalik hatimu yang mungkin terasa teriris,  aku mungkin hanya berkata
Yang sabar ya
Dan ini mungkin akan sangat menjengahkan buatmu. Tapi aku juga tidak bisa berbuat banyak,  selain mengatakan ini. Percayalah kamu kuat,  ikuti saja rotasi bumi ini,  dan waktu akan membawamu pada masa depan yang lebih indah jika saja kamu mau berdamai dengan semua rasa sakit...

Belum selesai rasa sakit saya,  saya ditumpuk lagi oleh ke-belum berhasil-an teman-teman memperoleh mimpinya.  Mereka yang telah berupaya,  pagi, siang,  malam bahkan hingga dini hari. Menjalani banyak hari-hari yang mereka lewati untuk tiba di hari pengumuman ini,  dan mereka dinyatakan belum lolos. Saya mungkin tidak pernah merasakan hal yang kalian rasakan,  saya mungkin tidak pernah melalui ini,  tapi tetap..  Saya akan berkata.. 
Yang sabar yaa
Tahukah kalian,  bahkan saya seringkali iri tiap melihat kalian. Sering bertanya pada diri sendiri,  kapan saya akan tiba di masa seperti kalian? Dan itu berarti kalian telah hebat untuk melalui semuanya. Aku tau,  mungkin kamu merasa kecewa.  Tapi percayalah,  ini semua yang terbaik. Mungkin Allah menjauhkanmu dari rasa sakit yang lebih perih,  juga Allah pasti telah menyiapkan rencana yang terbaik,  atau..  Allah ingin membersamakan aku dengan kalian agar kalian lebih bahagia nantinya hehe



Aku tau,  pahitnya perasaan kalian.  Tapi kalian harus bersyukur.  Sebab kalian bukanlah gagal,  hanya belum berhasil.  Karena kegagalan muncul ketika kalian tidak pernah mencoba dan kehilangan kesempatan untuk mencoba. Tapi kalian telah mencoba kan? Ini hanya soal waktu yang belum tepat.  Bersabarlah.  Kamu kuat!!! Bahkan seorang nabi saja,  harus merasakan pahitnya kekalahan perang kan sebelum berhasil memenangkan kesemuanya,  apalagi kita yang hanya manusia biasa:(
Untuk orang-orang yang sedang diuji kesabarannya,  untuk mereka yang merasa jauh dari harapannya,  untuk kalian semua yang sedang sedih..  Peluk erat Dia,  menangislah jika ingin menangis dan jangan coba menahan,  berteriaklah dengan cara yang elegan,  bersabarlah,  berproses lah, teruslah berjalan ditengah rotasi bumi yang kini rasanya melambat. Percayalah,  kamu akan menemukan keindahan rencana Allah di balik ini semua.  Kamu hanya perlu bersabar.  Because you need passion and patient on one package to reach your dream.
Kamu kuat,  lebih dari apa yang kamu tau:)

Komentar

Popular Posts

Daftar Kerja di Indomaret

Hallo vibes!!!
Dilansir dari bawah atap DC Indomaret Bandar Lampung, bersama banyak mas-mas dan cuma aku sendiri perempuan disini. Daripada bosen, better to write this experience to kill the time.

Maaf, aku (bukan) wanita idaman

Assalamualaikum,
Mengawali tahun yang baik ini aku akan mulai lagi mengisi blog ini. Kedepannya, aku ingin memakai konsep lebih islami dalam penulisanku, yah aku mulai dengan pembukaan yang mengucapkan salam yang penuh dengan doa kebaikan itu hehe.

Titipan dari masa lalu

Selalu ada hari, dimana rasanya aku ingin kembali ke masa lalu. Ke tiga tahunyang lalu. Hari dimana harusnya aku tidak pergi kesana, tidak menemuimu, dan atau tidak melihat langsung jika kamu pada hari itu menemuinya, dia yang sudah beberapa bulan sebelumnya aku stalking setengah mati. Dia yang kepadanya hatimu berlabuh untuk pertama kali.

#5 Clara's Diary : Does he feels the same

*Clara POV

Bruuuk...
Tiba-tiba sebuah bola basket mengenai kepalanya. Yang ku rasakan waktu itu hanyalah pusing, dan penglihatanku sedikit buram. Tanganku mencoba untuk berpegangan ke tiang yang berada di dekatku. Samar-samar ku dengar suara seseorang yang ku kenal. Oh bukan, sesorang yang aku benci tepatnya. Iya, Dia Radit. Kapten basket yang menjadi idola di sekolahku sekaligus menjadi laki-laki paling menyebalkan di dunia ini. Pusing yang tadi ku rasakan, kini rasanya sampai ulu hati, ingin rasanya kuambil bola itu dan melempar tepat di depan wajahnya.

Nikah setelah lulus? Gimana ya

Tulisan ini sebenarnya adalah jawaban dari beragam sekuel-sekuel tulisan saya sebelumnya. Beberapa tulisan di awal tahun, pertengahan tahun, dan sepertinya akan saya tutup dengan tulisan ini di (hampir) akhir tahun 2018.