Langsung ke konten utama

Cara Menghadapi Masalah

Source: Wordpress.com

Tulisan ini ter-inspirasi dari hari-hari saya yang sedikit kacau belakangan ini.  Mulai dari insomnia saya yang makin parah hingga selalu telat bangun,  tidak ikut ujian yang penting,  sampai pada masalah dengan orang lain yang berujung debat yang tidak mengenakkan.  Yaa,  saya sering berdebat,  tapi malam itu entah kenapa rasanya jiwa debat-er saya tiba tiba lemah dan memilih mengalah demi tercapainya tujuan kedamaian bangsa hidup.
Masalah saya,  mungkin bukan lah hal yang ingin dibaca orang lain.  Bukan pula hal yang harus saya tunjukkan karena itu akan meninggalkan esensi saya seorang yang suka mengeluh,  but trust me..  Diantara ribuan tawa yang saya sajikan,  selalu ada masalah yang tidak ingin saya ceritakan.

Well,  kali ini saya akan berbagi tentang bagaimana cara untuk tetap tenang dan tetap terlihat bahagia walaupun ada buanyak masalah dalam hidup.  *Oke then, ini mungkin sedikit lebay.  But yaa..  You just need to read this carefully.

Waktu saya masih di SMP,  ada sebuah tulisan yang mengugah imajinasi saya.  Tulisannya begini.
Ibaratkan hidup kamu sebuah kaleng susu,  dan masalah berupa kelereng. Bayangkan satu kelereng masuk dalam kaleng dan terus putar dengan rotasi yang teratur. Apa yang terjadi?  Kelereng itu akan sulit keluar dari kaleng.  
Tapi kemudian,  tambahkan beberapa kelereng dalam kaleng itu,  dan lakukan hal yang sama seperti tadi,  maka kamu akan melihat kelereng-kelereng itu saling bersinggungan satu sama lain dan akan keluar dari kelereng lebih cepat di banding dengan hanya satu kelereng dalam kaleng.. 

Pun hidup,  kamu mungkin merasa masalahmu begitu banyak hingga bingung harus memulai menyelesaikan dari mana?  Harus mengatasi yang mana?
Karena rasanya semua semakin bertumpuk terus menerus dan kamu semakin tidak mampu menaklukannya.

Ketika hal itu terjadi,  hal yang harus kamu lakukan adalah dengan terus berusaha,  berupaya untuk menyelesaikan setiap permasalahan.  Setiap usahamu akan membantumu menyelesaikan masalah dan semua masalah akan selesai dengan atau tanpa kamu sadari. Percayalah bahwa kamu hanya perlu berupaya dan berdoa secara optimal untuk menyelesaikannya.  Fokus pada apa yang akan kamu lakukan,  dan berhenti selalu ber-wacana.

Percayalah bahwa Tuhan Maha Melihat dan Maha Mendengar.  Kamu hanya perlu berupaya lebih keras,  goncang kalengnya lebih kuat,  maka masalah-masalah itu saling bersinggungan dan pergi dari hidupmu. 

Dan ingat satu hal,  masalahmu mungkin berat..  Tapi kamu harus ingat,  
Kamu punya Allah Yang Maha Kuat~

Komentar

Popular Posts

Daftar Kerja di Indomaret

Hallo vibes!!!
Dilansir dari bawah atap DC Indomaret Bandar Lampung, bersama banyak mas-mas dan cuma aku sendiri perempuan disini. Daripada bosen, better to write this experience to kill the time.

Maaf, aku (bukan) wanita idaman

Assalamualaikum,
Mengawali tahun yang baik ini aku akan mulai lagi mengisi blog ini. Kedepannya, aku ingin memakai konsep lebih islami dalam penulisanku, yah aku mulai dengan pembukaan yang mengucapkan salam yang penuh dengan doa kebaikan itu hehe.

Titipan dari masa lalu

Selalu ada hari, dimana rasanya aku ingin kembali ke masa lalu. Ke tiga tahunyang lalu. Hari dimana harusnya aku tidak pergi kesana, tidak menemuimu, dan atau tidak melihat langsung jika kamu pada hari itu menemuinya, dia yang sudah beberapa bulan sebelumnya aku stalking setengah mati. Dia yang kepadanya hatimu berlabuh untuk pertama kali.

#5 Clara's Diary : Does he feels the same

*Clara POV

Bruuuk...
Tiba-tiba sebuah bola basket mengenai kepalanya. Yang ku rasakan waktu itu hanyalah pusing, dan penglihatanku sedikit buram. Tanganku mencoba untuk berpegangan ke tiang yang berada di dekatku. Samar-samar ku dengar suara seseorang yang ku kenal. Oh bukan, sesorang yang aku benci tepatnya. Iya, Dia Radit. Kapten basket yang menjadi idola di sekolahku sekaligus menjadi laki-laki paling menyebalkan di dunia ini. Pusing yang tadi ku rasakan, kini rasanya sampai ulu hati, ingin rasanya kuambil bola itu dan melempar tepat di depan wajahnya.

Nikah setelah lulus? Gimana ya

Tulisan ini sebenarnya adalah jawaban dari beragam sekuel-sekuel tulisan saya sebelumnya. Beberapa tulisan di awal tahun, pertengahan tahun, dan sepertinya akan saya tutup dengan tulisan ini di (hampir) akhir tahun 2018.