Langsung ke konten utama

My Reason to being Calm

Selalu ada manusia kuat,  yang berdiri tegak di belakang orang yang pura-pura kuat.  Selalu ada orang penting dibalik orang yang diam-diam menangis sendirian,  selalu ada orang yang sabar yang mendengar semua letupan amarah,  selalu ada orang yang dengan sabarnya menasehati tanpa menyakiti.

Pun saya,  seorang dengan temper tantrum. Yang selalu ingin meledak tiap kali ada yang membuat saya kesal, membuat marah,  atau segala sesuatu yang diluar kendali.  Rasanya,  kesabaran selalu berada pada ujung yang saya pertaruhkan.  Selalu dan selalu..  Tanpa pernah protes obat penenang ini selalu menentramkan jiwa.

Saya seringkali melabuhkan hal-hal tidak penting,  seperti perkara dimarahi dosen,  masalah organisasi,  kesal denga  teman,  dan berbagai polemik kehidupan sehari-hari yang sebenarnya sungguh tidak penting. Saya juga tidak jarang berkeluh-kesah dan menunjukkan kelemahan saya, atau sekedar bertanya pilihan di depan saya.  Bertanya apakah saya harus mengambil pekerjaan ini,  apakah saya harus melanjutkan mimpi,  hingga hal seremeh apakah saya harus pulang kampung.. Juga saya tanyakan.  Ahh you know?  Saya menjadi diri saya sendiri.  A weak person. 

Saya heran, bagaimana bisa seseorang memiliki sifat menenangkan dan menyenangkan.   

Misalnya ketika saya berada dipuncak marah level tinggi.  Dia akan selalu menyejukkan dengan beragam celoteh yang tidak pernah penting.  Atau sekedar mengirim video lucu,  atau mengalihkan dengan beragam topik yang membuat saya melupakan masalah.  Yaah,  percakapan tidak penting selalu bisa membuat otot saya yang tegang jadi lepas karena tertawa seketika.

Tidak terhitung berapa banyak masalah yang harus saya labuhkan,  berapa kali saya harus terlihat bodoh,  atau seberapa sering saya menunjukkan kesalahan saya,  dan dia tetap tidak pernah merasa terbebani.  Bahkan ketika saya menolak diberi bantuan,  dia malah mengusir saya untuk hidup sendirian.  Oh oke,  dia jahat:(

Saya seringkali harus berdebat,  oh bahkan tidak jarang dia ngatain saya bebel.  Hmm..  Dan saya tidak bisa marah karena memang statementnya benar.  Dia berulang kali harus berujar 'Jadi lebih tenang Ai'  dan saya tetap sering gupek tanpa arah.
Satu hal,  dia benar-benar kuat.  Kenapa saya berkata demikian?  Sebab ketahuilah..  Setelah saya mati matian menceritakan hidup saya dengan penuh drama,  dia tetap menutup rapat masalahnya.  Bahkan ketika orang-orang berkata sakit,  fisiknya terlihat tidak sehat,..  Dia tetap berkata dia baik-baik saja.

Saya beruntung mengenal kamu,  beruntung dipertemukan dengan sosok sebaik kamu, setenang kamu,  dan sekuat kamu.  Oh Allah sangatlah baik.  Dia mengirim kamu,  dan saya mensyukuri semua itu. 
Tidak bisa aku berharap untuk seperti ini selamanya,  karena aku cukup tau diri. Kamu pun berhak menjemput kebahagiaan mu,  tidak terus bersamaku.   Tapi setidaknya,  sampai aku benar-benar jadi orang kuat,  aku tau ada yang benar-benar berdiri di belakangku.
Terimakasih :)

Komentar

Popular Posts

Daftar Kerja di Indomaret

Hallo vibes!!!
Dilansir dari bawah atap DC Indomaret Bandar Lampung, bersama banyak mas-mas dan cuma aku sendiri perempuan disini. Daripada bosen, better to write this experience to kill the time.

Sebuah Tujuan: We will fight!

"Hari ini hari terakhir" , Kata Ilham.

Dan yep, sukses membuat hatiku senang karena pada akhirnya aku memenuhi janji pada diri sendiri untuk tetap bertahan hingga akhir bulan. Ditengah-tengah keinginan untuk menyerah. Ditengah rasa kebodohan ku yang keral kali menyiksa. Ditiap hembusan syaitan yang selalu menggoda dari arah mana saja. Alhamdulillah, Laa Haula Wa La Quwwata Illa Billah. Aku bersyukur pada Allah yang selalu menguatkanku, mengizinkanku untuk sampai pada titik ini.

Esok aku akan pulang. Pamit, dan minta uang jajan tentunya hehe. Untuk berangkat ke Kediri.

Aku tidak tau persis bagaimana Kediri, aku bahkan tidak pernah menginjakkan kakiku sejauh itu. Tidak pernah bahkan kubayangkan diriku akan kesana. Sungguh Allah selalu menunjukkan sifat Maha Baik nya padaku yang tidak akan bisa kuhitung nikmatnya.

Aku sampai pada titik ini saja, aku sudah bersyukur. Dan rasa syukur ini akan aku wujudkan dengan kesemangatan ku melanjutkan tahap selanjutnya. Semoga aku tidak men…

EL'S COFFEE : MENYAJIKAN KOPI LAMPUNG DENGAN SAJIAN INTERNASIONAL

Lampung, sebuah kota kecil di ujung Pulau Sumatera, Identik dengan kearifan lokal, sumber daya alam yang melimpah, dan kebudayaan yang mampu dikatakan sebagai 'miniatur indonesia'. Selain kebudayaan nya yang kental, Lampung juga selalu identik dengan sebuah minuman, minuman apa? Kopi! Yaps, kopi lampung adalah salah satu kopi yang terkenal di seluruh penjuru dunia. Kopi yang kebanyakan dibudidayakan di Lampung adalah kopi jenis Robusta. Perlu diketahui juga bahwa

Sebuah Tujuan: Bismillah

Bismillah, ku tulis ini pukul 2 dinihari.  Dari aku yang baru selesai curhat dan enggan melanjutkan percakapan. Dari aku, yang tidak bisa tidur. Dari aku yang besok akan berangkat, kembali, ke tempat dimana aku seharusnya.

Malam ini, kuhabiskan dengan berpikir. Menimang-nimang, apakah kamu, perlu kuberi tau perihal niatan baik ini. Atau tidak perlu, mengingat aku takut niatku menjadi salah. Tidak pernah ku fikiran ini sebelumnya. Namun rasanya, pagi ini, ku pikirkan ini masak-masak. Hampir saja ku ketik kalimat itu di kolom chat kita, semakin ingin ku ketik setelah mengetahui salah satu anggota keluargamu mem-follow ku di instagram. Bingung, sekaligus ge er. Tapi untuk apa? Sedang kita pun tidak pernah terlibat percakapan lagi.

Cukup dengan galauku yang tidak ada ujung ini, tiap kali pembahasan menuju padamu, detik itu pula aku bisa berceloteh kesana kemari, padahal, semua sepertinya telah usai.

Kutuliskan saja ini menjadi draft dalam banyak chapter kedepannya. Untuk menjadi penginga…

Bicaralah, mungkin orang lain mengerti

Siang hari, 15 Agustus 2017

Siang ini saya baru saja menyelesaikan ujian susulan matek, yahh.. Matematika ekonomi. Ujian susulan karena kasus yang bener-bener memalukan kemaren. Di post sebelumnya saya udah ceritain kasusnya (kalo udah baca).