Langsung ke konten utama

2017: Tahun terkabulnya doa lama



Satu Februari 2018.
Dari kamar kkn yang panas karena mati lampu sehingga kami tidak bisa pakai kipas. Dari saya yang mulai masuk angin karena harus tidur pakai kipas, dari saya yang mulai rindu sampai sering lihat galery foto di handpone. Yep,  the most important story in 2017


Mulai dari awal tahun yang seingat saya biasa saja, sampai IP saya yang menyentuh angka baru.  Lalu dilanjut saya yang daftar workshop perfileman bermodal nekad dan daftar di deadline. Saya masih ingat kala itu,  saya sedang ada mata kuliah Perpajakan 1 dengan dosen yang ampun-ampunan karena kami dihajar 4 jam belajar pajak. Jangan tanya ekspresi saya, rasanya kepala saya keluar asap. Sampai tiba tiba..
Saya mengambil hape di dalam tas,  terdapat sebuah pesan konfirmasi bahwa saya diterima tepat setelah sebulan saya mendaftar. Dan saya harus menjwab pesan itu dalam kurun waktu dua jam. Ahh,  kalau saja dosen saya waktu itu tidak galak,  saya pasti sudah berteriak. Tapi syukur,  saya masih sadar dan hanya menggoyang tangan ayu saking tidak percayanya.

Waktu itu, saya hampir putus asa. Oh bukan,  lebih tepatnya kami yang putus asa. Kak ridho,  teman saya dari teknik yang waktu itu mendaftar bersama sudah yakin kami tidak lolos. Tapi saya terus bilang bahwa kami harus menunggu. Entah kenapa, saya hanya tidak mau menyerah dengan doa saya waktu itu. Dan yep,  saya lolos. Tapi kak ridho tidak.

Oh ya, sebelum itu juga saya dapat kesempatan minap di hotel gratis sekaligus sertfikasi. Tepat di hari ulang tahun saya yang ke dua puluh. Semacam kado terindah bukan? Hehe. I told U, saya benar-benar memimpikan hal ini.

Berangkat lah saya ke medan bersama mba iim, wah.. Ternyata naik pesawat itu rasanya luar biasa. Dan lagi,  gratis. Oh,  saya suka sekali yaa gratisan :D btw,  naik pesawat juga impian saya dari kecil lho. Yaa bisa sih saya beli tiket pesawat ke Jakarta untuk sekedar naik pesawat. Tapi yaa, males banget ga sih hahhaa


Langsung skip ke November, saya naik gajah pada umur saya yang lewat 20.hihi. Dulu waktu saya di Wonogiri,  saya ingin sekali naik gajah. Tapi tidak ada yang menamani. Dan itu terus berlanjut. Sampai akhirnya,  teman-teman saya mewujudkannya dengan mengajak saya naik gajah ketika festival Way Kambas. Oh Allah, it so happy

Naik gajah sudah,  naik pesawat sudah, naik apalagi di 2018?
Saya mau santai,  saya mau menikmati kebersamaan dengan teman-teman. Lebih banyak main, lebih sehat,  lebih santai dan tidak stres, lebih punya banyak waktu luang, juga punya banyak uang. Hihi.
Segini aja, dari saya yang rindu.

Komentar

Popular Posts

Daftar Kerja di Indomaret

Hallo vibes!!!
Dilansir dari bawah atap DC Indomaret Bandar Lampung, bersama banyak mas-mas dan cuma aku sendiri perempuan disini. Daripada bosen, better to write this experience to kill the time.

Maaf, aku (bukan) wanita idaman

Assalamualaikum,
Mengawali tahun yang baik ini aku akan mulai lagi mengisi blog ini. Kedepannya, aku ingin memakai konsep lebih islami dalam penulisanku, yah aku mulai dengan pembukaan yang mengucapkan salam yang penuh dengan doa kebaikan itu hehe.

Titipan dari masa lalu

Selalu ada hari, dimana rasanya aku ingin kembali ke masa lalu. Ke tiga tahunyang lalu. Hari dimana harusnya aku tidak pergi kesana, tidak menemuimu, dan atau tidak melihat langsung jika kamu pada hari itu menemuinya, dia yang sudah beberapa bulan sebelumnya aku stalking setengah mati. Dia yang kepadanya hatimu berlabuh untuk pertama kali.

#5 Clara's Diary : Does he feels the same

*Clara POV

Bruuuk...
Tiba-tiba sebuah bola basket mengenai kepalanya. Yang ku rasakan waktu itu hanyalah pusing, dan penglihatanku sedikit buram. Tanganku mencoba untuk berpegangan ke tiang yang berada di dekatku. Samar-samar ku dengar suara seseorang yang ku kenal. Oh bukan, sesorang yang aku benci tepatnya. Iya, Dia Radit. Kapten basket yang menjadi idola di sekolahku sekaligus menjadi laki-laki paling menyebalkan di dunia ini. Pusing yang tadi ku rasakan, kini rasanya sampai ulu hati, ingin rasanya kuambil bola itu dan melempar tepat di depan wajahnya.

Nikah setelah lulus? Gimana ya

Tulisan ini sebenarnya adalah jawaban dari beragam sekuel-sekuel tulisan saya sebelumnya. Beberapa tulisan di awal tahun, pertengahan tahun, dan sepertinya akan saya tutup dengan tulisan ini di (hampir) akhir tahun 2018.