Langsung ke konten utama

Cerita KKN (Membangun Kemistri)

Selamat malam dari Teba Bunuk,  selamat malam dari kamar kami yang sedikit luas, selamat malam pembaca yang jauh disana. Selamat malam, kamu. Iya kamu hehe


Ini series kkn kedua ya hihi, ngga kerasa kami sudah enam hari disini. Tersisa 34 hari lagi,  hehe. Aku mulai kangen rumah,  kangen kosan,  kangen kelas,  termasuk kangen lingsuh. Bukan karena ngga betah, cuma semacam i hope i have one of my bestie here. And also someone that always make me calm. Hehe

Mungkin saya mau cerita minggu ini saya kemana aja. Hari kedua kami diisi dengan bersih-bersih dan jalan-jalan daerah sekitar balai desa. Hari ketiga kami pergi ke puskesmas, ke paud, juga lokakarya di malam harinya.  Esoknya kami pergi ke SDN 1 Teba Bunuk,  so happy karena semua anak seperti menyambut kami dengan hangat. Sayang,  kami bukan dari keguruan,  jadi kapasitas kami untuk mengajarpun kurang. Huhuhu feels nothing kuliah 5 semester ini.

 Dan di hari kelima,  rencananya kami survey ke pantai tapi batal karena hari jumat dirasa terlalu singkat untuk bepergian.  Sabtunya kami pergi lagi ke sd untuk bikin janji sosialisasi minggu depan, kami juga pergi ke pasar dan ke pantai hihi

Minggu ini masih membangun kedekatan si. Kami main uno, nonton sampai larut,  masak, dan lain-lain untuk membangun kedekatan. Yaahh,  namanya juga gak kenal, tibatiba disuruh serumah,  semacam dipaksa sekandang lah hihi. Saya bahkan udah dapat julukan 'landmark'  karena sering menguasai kasur sendirian. Yaa gimana lagi, saya tidur memang sedikit nakal. Hehe. Belum lagi masalah sumniloquy saya yang mengganggu tidur orang lain. Ahh,  saya sungguh tidak ingin ganggu orang lain.

Yaa inilah, kkn yang penuh cerita. Belajar memahami orang lain, belajar toleransi, belajar ngerti orang lain lengkap dengan segala kekurangan. Ngga mungkin langsung nyambung dan itu wajar, dan kalo kelompok lain keliatan kompak, anggep aja hukum rumput tetangga memang keliatan lebih hijau kan hehe.
Semoga lekas kompak, lekas bisa jalanin progja, dan bisa berguna sesuai harapan. Aamiin

Komentar

Posting Komentar

Popular Posts

Daftar Kerja di Indomaret

Hallo vibes!!!
Dilansir dari bawah atap DC Indomaret Bandar Lampung, bersama banyak mas-mas dan cuma aku sendiri perempuan disini. Daripada bosen, better to write this experience to kill the time.

Sebuah Tujuan: We will fight!

"Hari ini hari terakhir" , Kata Ilham.

Dan yep, sukses membuat hatiku senang karena pada akhirnya aku memenuhi janji pada diri sendiri untuk tetap bertahan hingga akhir bulan. Ditengah-tengah keinginan untuk menyerah. Ditengah rasa kebodohan ku yang keral kali menyiksa. Ditiap hembusan syaitan yang selalu menggoda dari arah mana saja. Alhamdulillah, Laa Haula Wa La Quwwata Illa Billah. Aku bersyukur pada Allah yang selalu menguatkanku, mengizinkanku untuk sampai pada titik ini.

Esok aku akan pulang. Pamit, dan minta uang jajan tentunya hehe. Untuk berangkat ke Kediri.

Aku tidak tau persis bagaimana Kediri, aku bahkan tidak pernah menginjakkan kakiku sejauh itu. Tidak pernah bahkan kubayangkan diriku akan kesana. Sungguh Allah selalu menunjukkan sifat Maha Baik nya padaku yang tidak akan bisa kuhitung nikmatnya.

Aku sampai pada titik ini saja, aku sudah bersyukur. Dan rasa syukur ini akan aku wujudkan dengan kesemangatan ku melanjutkan tahap selanjutnya. Semoga aku tidak men…

EL'S COFFEE : MENYAJIKAN KOPI LAMPUNG DENGAN SAJIAN INTERNASIONAL

Lampung, sebuah kota kecil di ujung Pulau Sumatera, Identik dengan kearifan lokal, sumber daya alam yang melimpah, dan kebudayaan yang mampu dikatakan sebagai 'miniatur indonesia'. Selain kebudayaan nya yang kental, Lampung juga selalu identik dengan sebuah minuman, minuman apa? Kopi! Yaps, kopi lampung adalah salah satu kopi yang terkenal di seluruh penjuru dunia. Kopi yang kebanyakan dibudidayakan di Lampung adalah kopi jenis Robusta. Perlu diketahui juga bahwa

Sebuah Tujuan: Bismillah

Bismillah, ku tulis ini pukul 2 dinihari.  Dari aku yang baru selesai curhat dan enggan melanjutkan percakapan. Dari aku, yang tidak bisa tidur. Dari aku yang besok akan berangkat, kembali, ke tempat dimana aku seharusnya.

Malam ini, kuhabiskan dengan berpikir. Menimang-nimang, apakah kamu, perlu kuberi tau perihal niatan baik ini. Atau tidak perlu, mengingat aku takut niatku menjadi salah. Tidak pernah ku fikiran ini sebelumnya. Namun rasanya, pagi ini, ku pikirkan ini masak-masak. Hampir saja ku ketik kalimat itu di kolom chat kita, semakin ingin ku ketik setelah mengetahui salah satu anggota keluargamu mem-follow ku di instagram. Bingung, sekaligus ge er. Tapi untuk apa? Sedang kita pun tidak pernah terlibat percakapan lagi.

Cukup dengan galauku yang tidak ada ujung ini, tiap kali pembahasan menuju padamu, detik itu pula aku bisa berceloteh kesana kemari, padahal, semua sepertinya telah usai.

Kutuliskan saja ini menjadi draft dalam banyak chapter kedepannya. Untuk menjadi penginga…

Bicaralah, mungkin orang lain mengerti

Siang hari, 15 Agustus 2017

Siang ini saya baru saja menyelesaikan ujian susulan matek, yahh.. Matematika ekonomi. Ujian susulan karena kasus yang bener-bener memalukan kemaren. Di post sebelumnya saya udah ceritain kasusnya (kalo udah baca).