Langsung ke konten utama

Cerita KKN (Miracle of Grateful)

Hallo,  salam dari Desa Teba Bunuk Kecamatan Kota Agung Barat Kabupaten Tanggamus. Hallo, dari ruang gsg desa yang kami sulap jadi rumah tinggal.
Hallo,  dari saya yang nampaknya mulai betah dan bisa nerima. He.

Ini cerita hari pertama saya tiba di Desa Teba Bunuk. Dimulai dari pagi hari saya yang gelabakan karena saya pikir telat dan ternyata masih jam 5 pagi. Wah,  saya bisa bangun pagi tepat tiap kali ada urusan dunia. Payah banget ya,  kalau urusan agama malah nelat-nelatin. Duhh :(
Dilanjutkan dengan pergi ke kampus dan berangkat kkn. Well saya harus pisah 40 hari dengan orang-orang ini
Berangkat pukul 8.00 dan tiba pukul 11.30 di kecamatan Kota Agung Barat, kami langsung disambut oleh pejabat setempat. Pembukaan sebentar dan kami langsung di jemput oleh Kepala Pekon kami, Alhamdulillah kami dapat kakon yang perhatian ehe. Sampai di gsg (tempat tinggal)  kami,  langsung deh bersih-bersih. Menata barang dan bersih-bersih. Yaa gakpapa lah,  tinggal di gsg desa juga lumayan nyaman kok.

Kami lalu diberi makan sama istri kakon, wah Alhamdulillah banyak orang baik disini. After that kami ke pasar Kota Agung untuk belanja keperluan,  hihi. Kami kesana ber-tujuh atau terlihat berbondong-bondong. Hihi
Oia,  saya lupa sebutkan squad kkn saya. Ada kak yogi, irfan, juli, kak tria, kak intan, dila, dan saya sendiri. Kami berbeda jurusan, nanti deh saya buat post khusus kalau sudah mengenal mereka jauh. Hihi
Dan saya sangat bersyukur karena pulangnya kami dijemput kakon, wah beliau baik hati yaa hehe. Dan lagi,  saya dikasih yakult (minuman favorit saya)  hehe. Bersyukur sekali karena saya bisa mencintai usus saya haha.
Saya bahagia kakaen,  makan tidak sendiri,  tidur juga tidak sendiri,  tidak kesepian, tidak bete,  ahh saya suka. Semoga kami bisa bermanfaat dan membantu banyak yaa. Semoga saya tidak banyak gabutnya seperti kata orang-orang. Hehe.
Salam dari saya, dari Teba Bunuk yang hangat~

Komentar

Popular Posts

Daftar Kerja di Indomaret

Hallo vibes!!!
Dilansir dari bawah atap DC Indomaret Bandar Lampung, bersama banyak mas-mas dan cuma aku sendiri perempuan disini. Daripada bosen, better to write this experience to kill the time.

These All belong to you

Hallo,
Assalamualaikum . .

Tulisan ini dibuat di pagi hari pas masih mager-magernya karena semalem baru pulang lembur jam 12 malem. Fiuh, Alhamdulillah.
Dibuat di hari libur yang nggak libur tapi punya sedikit waktu luang karena projek akhirnya selesai.

22 : Lakukan Karena Allah

Bismillahhirrahmanirrahim.

Dari aku, Aini Kolbiana
22nd years old. A woman. not a girl anymore.

Kutulis ini ditengah-tengah deadline kantor, di kamar. Seharusnya aku malam ini lembur bersama adik-adikku disana. Namun, jengah sekali rasanya dimalam pergantian tahun tapi dihabiskan di kantor, Aku, mau pulang saja hihi.

EL'S COFFEE : MENYAJIKAN KOPI LAMPUNG DENGAN SAJIAN INTERNASIONAL

Lampung, sebuah kota kecil di ujung Pulau Sumatera, Identik dengan kearifan lokal, sumber daya alam yang melimpah, dan kebudayaan yang mampu dikatakan sebagai 'miniatur indonesia'. Selain kebudayaan nya yang kental, Lampung juga selalu identik dengan sebuah minuman, minuman apa? Kopi! Yaps, kopi lampung adalah salah satu kopi yang terkenal di seluruh penjuru dunia. Kopi yang kebanyakan dibudidayakan di Lampung adalah kopi jenis Robusta. Perlu diketahui juga bahwa

Sebuah titik untuk pergi

Wajah itu tak lagi sama
Senyum itu tak lagi bermakna
Tatapan mata itu tak lagi bernyawa
Kita, telah berbeda.