Langsung ke konten utama

Is it you (3)


Jika matahari selalu menunjukkan bentuk utuhnya,
Jika bintang selalu bersinar dengan cahayanya
Dan awan selalu menyejukkan dengan putihnya

Maka perasaanku adalah bulan, yang selalu berbeda takarannya.
Kadang aku penuh, kadang aku secuil, dan kadang hanya setengah.

Kamu seperti embun pagi, menyejukkan namun cepat hilang
Seperti intangible asset, ada tapi tidak terasa
Seperti genggaman pasir, banyak namun tidak bisa tergenggam selamanya
Seperti bohlam lampu di teras di musim hujan
Begitu terang, dan menarik banyak laron mengitarimu.

Aku kah salah satunya?
Itukah kamu?
Haruskah aku turut pula mendekat?
Ah, kenapa kamu jadi tidak menarik.

Bagaimana mungkin,
Aku tidak tertarik pada kesukaan khalayak
Tidak juga terikat pada manisnya sifatmu
Tidak tertarik untuk ikut tersibak dalam hangatnya pesonamu
Dan berputar pada rotasi yang tidak bisa berhenti.

Aku ingin berhenti, atau hanya sekedar berlari
Tapi yang ku lakukan hanya diam-diam mencuri
Tidak bisa berhanti.
Oh iyakah?
Is it you?
Seberapa jauh bumi harus berotasi,
Seberapa banyak bulan harus berganti wajah,
Untuk menemui, untuk menyadari,
Ya, itu kamu?!

Komentar

Popular Posts

Daftar Kerja di Indomaret

Hallo vibes!!!
Dilansir dari bawah atap DC Indomaret Bandar Lampung, bersama banyak mas-mas dan cuma aku sendiri perempuan disini. Daripada bosen, better to write this experience to kill the time.

Maaf, aku (bukan) wanita idaman

Assalamualaikum,
Mengawali tahun yang baik ini aku akan mulai lagi mengisi blog ini. Kedepannya, aku ingin memakai konsep lebih islami dalam penulisanku, yah aku mulai dengan pembukaan yang mengucapkan salam yang penuh dengan doa kebaikan itu hehe.

Titipan dari masa lalu

Selalu ada hari, dimana rasanya aku ingin kembali ke masa lalu. Ke tiga tahunyang lalu. Hari dimana harusnya aku tidak pergi kesana, tidak menemuimu, dan atau tidak melihat langsung jika kamu pada hari itu menemuinya, dia yang sudah beberapa bulan sebelumnya aku stalking setengah mati. Dia yang kepadanya hatimu berlabuh untuk pertama kali.

#5 Clara's Diary : Does he feels the same

*Clara POV

Bruuuk...
Tiba-tiba sebuah bola basket mengenai kepalanya. Yang ku rasakan waktu itu hanyalah pusing, dan penglihatanku sedikit buram. Tanganku mencoba untuk berpegangan ke tiang yang berada di dekatku. Samar-samar ku dengar suara seseorang yang ku kenal. Oh bukan, sesorang yang aku benci tepatnya. Iya, Dia Radit. Kapten basket yang menjadi idola di sekolahku sekaligus menjadi laki-laki paling menyebalkan di dunia ini. Pusing yang tadi ku rasakan, kini rasanya sampai ulu hati, ingin rasanya kuambil bola itu dan melempar tepat di depan wajahnya.

Nikah setelah lulus? Gimana ya

Tulisan ini sebenarnya adalah jawaban dari beragam sekuel-sekuel tulisan saya sebelumnya. Beberapa tulisan di awal tahun, pertengahan tahun, dan sepertinya akan saya tutup dengan tulisan ini di (hampir) akhir tahun 2018.