Langsung ke konten utama

Kamu itu siapa

Malam dingin, pelangi penuh warna, dan kamu penyebar ceria
Siang panas, badai bergemuruh, dan saya yang meledak-ledak
Dari jarak ini saya bertanya..  Siapa kamu. 
Kenapa saya tetap senang mendukungmu, walaupun saya tau bagaimana akhirnya.

Hai, 
Malam ini teman sekamar (sementara) saya sedang bercengkrama via telpon
Dengan kakak tingkatmu
Dan aku tau, kalian semua seperti itu. Tenang dan menyenangkan hehe
Tidak menenangkan, karena semua yang menyenangkan selalu membuat gemuruh kan? Hujan dan kamu misalnya. 

Entah kapan terakhir kali saya bercerita
Kamu rasanya lebih senang membaca tulisan ini daripada meredam saya yang meledak ya. 
Hari saya membosankan ya, iya. Sampai saya mengolahnya dalam media publik ini. Hehe

Jangan jadi gosong,  karena kamu bukan masakan saya kan. Hehe

Hallo, siapa kamu? 
Kenapa meski saya tau semua ini berakhir bagaimana,  saya tetap senang mendukungmu. 
Kenapa meski saya tau hatimu milik orang lain, saya tetap senang berada di sisimu. 
Nyaman kah? Hehe iya. 
Tidak, tidak ingin memilikimu 
Tapi tidak juga ingin berhenti. 
Jadi bagaimana? 

Kenapa ketika kamu tidak ada,  saya tidak marah.
Kenapa ketika kamu tidak membantu, saya tidak kesal.
Kenapa saya rasanya masih bisa sendiri, tapi senang jika kamu ada.
Pertemanan ini buat saya indah, sampai waktu menghilangkan keindahannya
Seperti lautan yang menenggelamkan matahari kala senja
Seperti rintik hujan yang menutupi jalan
Seperti itu mungkin nanti.

Tidak jelas ya, iya. 
Fokusnya terganggu tetangga sebelah. 
Maaf ya

Komentar

Popular Posts

Daftar Kerja di Indomaret

Hallo vibes!!!
Dilansir dari bawah atap DC Indomaret Bandar Lampung, bersama banyak mas-mas dan cuma aku sendiri perempuan disini. Daripada bosen, better to write this experience to kill the time.

Maaf, aku (bukan) wanita idaman

Assalamualaikum,
Mengawali tahun yang baik ini aku akan mulai lagi mengisi blog ini. Kedepannya, aku ingin memakai konsep lebih islami dalam penulisanku, yah aku mulai dengan pembukaan yang mengucapkan salam yang penuh dengan doa kebaikan itu hehe.

Titipan dari masa lalu

Selalu ada hari, dimana rasanya aku ingin kembali ke masa lalu. Ke tiga tahunyang lalu. Hari dimana harusnya aku tidak pergi kesana, tidak menemuimu, dan atau tidak melihat langsung jika kamu pada hari itu menemuinya, dia yang sudah beberapa bulan sebelumnya aku stalking setengah mati. Dia yang kepadanya hatimu berlabuh untuk pertama kali.

#5 Clara's Diary : Does he feels the same

*Clara POV

Bruuuk...
Tiba-tiba sebuah bola basket mengenai kepalanya. Yang ku rasakan waktu itu hanyalah pusing, dan penglihatanku sedikit buram. Tanganku mencoba untuk berpegangan ke tiang yang berada di dekatku. Samar-samar ku dengar suara seseorang yang ku kenal. Oh bukan, sesorang yang aku benci tepatnya. Iya, Dia Radit. Kapten basket yang menjadi idola di sekolahku sekaligus menjadi laki-laki paling menyebalkan di dunia ini. Pusing yang tadi ku rasakan, kini rasanya sampai ulu hati, ingin rasanya kuambil bola itu dan melempar tepat di depan wajahnya.

Nikah setelah lulus? Gimana ya

Tulisan ini sebenarnya adalah jawaban dari beragam sekuel-sekuel tulisan saya sebelumnya. Beberapa tulisan di awal tahun, pertengahan tahun, dan sepertinya akan saya tutup dengan tulisan ini di (hampir) akhir tahun 2018.