Langsung ke konten utama

Karena cinta-Nya adalah yang paling sempurna

Doc. Pribadi
Terinspirasi dari saya yang gabut dan akhirnya stalking twitter sendiri di tahun-tahun kealayan. Kemudian geli sendiri juga ngerasa berdosa sama dosa yang dulu-dulu. Ah, kenapa saya harus pernah tergelincir di zaman itu. Kenapa saya begitu bodoh dan jahiliah. Oh Allah,  ampuni saya.


Ini adalah cerita bagaimana Allah selalu menarik saya dari beragam dosa yang saya perbuat sendiri. Mulai dari saya bertemu sosok yang luar biasa sabar, tidak menyentuh, tidak pernah marah, mendukung semua mimpi saya, dan menjadi motivasi dari banyak hal. Termasuk semangat untuk pendidikan, he. Seorang yang dengan dia saya pernah bermimpi hidup bersama. Dulu. Sampai saya kemudian berhenti karena Allah berkali-kali menampar saya bahwa kami tidak di waktu yang tepat. Saya sakit hati, sangat. Tapi dari sakit yang berkali-kali itu saya sadar. Semua ini adalah bukti cinta Allah kepada saya. Oh Allah. Alhamdulillah..

Lalu beberapa tahun setelahnya,  saya bertemu orang yang baik, menuruti semua keinginan saya, membantu saya bahkan ketika saya kelaparan ditengah malam, melakukan apapun yang saya minta, benar-benar baik. Saya seperti memiliki doraemon di dunia nyata. Keluarganya bahkan menyukai saya karena saya membawa perubahan baik pada sosok ini. Kami dekat, atau saya sebut sangat dekat. Sampai semua orang mengira kami berpacaran, padahal kami hanya berteman.
Semuanya terasa menyenangkan sampai kemudian,  setiap majelis ilmu yang saya datangi selalu mendobrak hati saya dan membuat saya tersadar bahwa kami bukanlah di waktu yang tepat. Dan saya, tidak serius dengan orang ini. Semua berakhir dengan saya yang meninggalkan dia lengkap dengam cacian dari orang-orang juga dijauhi teman dekat. Oh oke, dalam perhitungan manusia adalah sebuah kerugian meninggalkan orang semacam ini. Tidak apa-apa, cinta Allah jauh lebih berharga.

Tidak lama berselang, hadir lagi orang yang lebih menggiurkan.  Kombinasi baik, sabar, menyenangkan dan bisa disebut memiliki semua hal yang disukai perempuan. Saya? Ah. Tenang kami cuma berteman. Dan memang hanya itu. Tapi akhir-akhir ini saya mulai terganggu, mulai merasa ini semua salah. Dan mungkin,  harus berhenti juga. Pertemanan harusnya tidak senyaman ini. Tidak sampai membuat saya bercerita terlalu jauh. Tidak sampai saya terlalu nyaman. Dan tidak juga terlihat macam-macam di mata orang lain. Iya, kami memang tidak macam-macam. Semacam telpon saja tidak. Tapi bukan berarti tidak ada peluang setan kan?

Langit tanpa tiang saja bisa Allah ciptakan, apalagi cuma perkara hati kita?  Pasti bisa kuat kan dengan iman. 
Oh come on, saya sudah hampir 21 tahun. Dan ini bukan lagi waktunya bermain-main. Bukan lagi senang pada hal-hal remeh serupa dibuat bahagia sesaat. Bukan lagi sending text ala ABG masa SMA. Ini adalah waktu saya berpikir bahwa jodoh adalah cerminan diri. Dan saya, tidak mau kan jodoh saya juga masih bermain-main, hehe.  Dan ini juga mungkin waktu yang harus saya renungi betapa Allah sayang pada saya. Tapi saya tetap terus terjebak pada dosa yang sama. Yaa. Saya harus mulai berhenti.

Semua cerita ini bukan untuk pamer bahwa saya pernah berbuat dosa sebegitu banyaknya. Bukan pula bangga pernah dimiliki orang-orang hebat,  tulisan ini semata karena saya malu. Karena saya ingin mengingatkan orang lain untuk tidak melakukan perbuatan serupa. Untuk tetap 'stay cool'  seberapa berat dan menggoda pun lawan jenis itu. Karena sejatinya, cinta manusia itu tidak ada apa-apa nya.

Saya ingin mengajak semua orang yang membaca dan sedang mengalami kisah serupa untuk kembali ke pada-Nya. Atau menikah sajalah, sekalian ibadah. Hehe. Saya ingin mengungkapkan pada khalayak yang belum merasakan hal seperti ini untuk tidak tergiur. Seriously, kalau mereka tidak lamar,  itu bukan cinta. Noh! Jangan mau yaa dipermainkan. Dipermainkan perasaan saja sakit, berdosa lagi. Apalagi sampai yang lebih,  naudzubillahi min dzaliik. Semoga Allah menjauhkan kita dari beragam bentuk zina yaa.


Komentar

Popular Posts

Daftar Kerja di Indomaret

Hallo vibes!!!
Dilansir dari bawah atap DC Indomaret Bandar Lampung, bersama banyak mas-mas dan cuma aku sendiri perempuan disini. Daripada bosen, better to write this experience to kill the time.

These All belong to you

Hallo,
Assalamualaikum . .

Tulisan ini dibuat di pagi hari pas masih mager-magernya karena semalem baru pulang lembur jam 12 malem. Fiuh, Alhamdulillah.
Dibuat di hari libur yang nggak libur tapi punya sedikit waktu luang karena projek akhirnya selesai.

22 : Lakukan Karena Allah

Bismillahhirrahmanirrahim.

Dari aku, Aini Kolbiana
22nd years old. A woman. not a girl anymore.

Kutulis ini ditengah-tengah deadline kantor, di kamar. Seharusnya aku malam ini lembur bersama adik-adikku disana. Namun, jengah sekali rasanya dimalam pergantian tahun tapi dihabiskan di kantor, Aku, mau pulang saja hihi.

EL'S COFFEE : MENYAJIKAN KOPI LAMPUNG DENGAN SAJIAN INTERNASIONAL

Lampung, sebuah kota kecil di ujung Pulau Sumatera, Identik dengan kearifan lokal, sumber daya alam yang melimpah, dan kebudayaan yang mampu dikatakan sebagai 'miniatur indonesia'. Selain kebudayaan nya yang kental, Lampung juga selalu identik dengan sebuah minuman, minuman apa? Kopi! Yaps, kopi lampung adalah salah satu kopi yang terkenal di seluruh penjuru dunia. Kopi yang kebanyakan dibudidayakan di Lampung adalah kopi jenis Robusta. Perlu diketahui juga bahwa

Sebuah titik untuk pergi

Wajah itu tak lagi sama
Senyum itu tak lagi bermakna
Tatapan mata itu tak lagi bernyawa
Kita, telah berbeda.