Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2018

Bibit Bibit Atheis

Malam ini suara gemercik air akuarium nemenin proses nulis, juga satu playlist lagu Can't Take My Eyes Of You yang kini jadi satu dari tiga lagu di playlist hp. Yaa, playlistnya emang ngga banyak-banyak supaya memori handphone gak penuh dan kuping gak penuh dengan lagu aja. Yaa, walaupun di laptop, radio atau media lain tetap bisa dengerin lagu sih ya, hihi.

WBA on Wardah Bright Days

Malam ini saya baru selesai ngisi laporan bulanan saya jadi WBA, yaa begitulah ya, semua hal kan harus ada administrasinya. Saya juga harus pelan-pelan ngisinya karena takut salah kaya periode lalu dan bikin mba nya kesel dan ngerepotin. Oh sungguh, dimarahin dosen di kelas itu gak ada apa-apanya sama perasaan merasa bersalah di dunia kerja. Yaa, seenggaknya itu pendapat sementara saya sebagai Freelancer.

Bimbingan Teknis Penulisan Sejarah

Hari ini hujan deras dan saya baru saja sampai di kampus untuk ikut mata kuliah metodologi penelitian. Ituloh,  mata kuliah untuk anak-anak semester (hampir) akhir macam saya. Ah iya,  semua hampir akhir. Semoga hubungan kita (yang belum dimulai) ini juga tidak berakhir ya mas. Nah:(

Kemunduran yang menyiksa

Sore ini hujan, deras sekali. Sebuah senja yang menarik untuk tidur bagi mereka yang lelah. Sore yang baik untuk sekedar makan mie sambil nonton film bagi mereka yang penat. Juga mungkin suasana yang baik untuk menulis bagi seseorang yang merasa hidupnya tidak baik-baik saja. Tidak dalam keterpurukan, tapi juga tidak dapat dikatakan baik-baik saja. Iya, saya sekarang butuh menulis.

Keputrian Rajabasa Tentang Membicarakan dia dengan Dia

Hari ini adalah satu lagi dari hari positif kami di Rajabasa, Pastinya di Masjid Baitusshodiq, Lingsuh Rajabasa. Kalau biasanya kami bikin acara kolaborasi antara laki-laki dan perempuan, hari ini kami membuat acara khusus perempuan, atau yang biasa kami sebut Keputrian. Dengan tema utama Peran Istri dalam Fii Sabilillah. Kenapa istri? karena peserta nya adalah istri-istri dari bapak-bapak hebat dan calon istri yang akan menghebatkanmu mas, iya kamu. Hehe

21 : Bersyukur

Bangun pagi ini dipenuhi dengan nafas penuh kesyukuran untuk jangka waktu hidup yang telah 1/3 dari usia Rasulullah. Ditambah dengan sebuah tas kecil yang tergantung di pintu kamar, benda kecil yang saya masih bingung ketika menatapnya sambil mbatin "punya siapa". Saya beranikan untuk membukanya, kali-kali aja ada sebuah clue kan.

Rajabasa Changes Me

Tulisan malam ini terinspirasi dari saya, mba dian, dan teman-teman lain yang khawatir. Tulisan kali ini bukan tentang sosok-sosok Lingsuh yang menginspirasi, bukan juga menceritakan kegiatan kami seperti yang ada pada seri 'Story Of Lingsuh Town'. Tulisan kali ini akan bercerita tentang saya, orang baru yang berubah setelah masuk ke keluarga rajabasa.

Seandainya menyerah bukanlah pilihan

Hallo, kamu. Iya,  kamu
Mata teduh yang tidak pernah sanggup saya tatap
Mata yang dengannya saya sanggup menunduk
Mata yang mungkin malam ini sudah terpejam.
Penat, lelah, dan butuh istirahat.

Anak Manjanya Bapak

Pagi ini aku masih bangun malas-malasan. Masih merasakan tulang belakang yang rasanya mau copot tiap kali bangun. Masih dengan suka ketiduran untuk bangun subuh,  masih sama, rutinitas sama,  dan terus berulang. Termasuk kuliah.
Hari ini kuliah mulai nggak jelas, mulai banyak jam tambahan yang disisipin dikit-dikit,  nyelip-nyelip kaya sisa daging di gigi, ga enak, nyiksa, dan ingin disingkirkan. Tapi apalah daya kita mahasiswa,  tetep aja pada akhirnya ngikutin arus, berenang bahkan hampir tenggelam.

Belajar Sabar Dari Mereka

Sabar, lima huruf penuh dengan kesulitan. Lima huruf yang sangat mudah diucapkan, Lima huruf yang begitu sulit dilakukan. S A B A R, kombinasi semuanya dalam satu kata nyatanya lebih mudah dikatakan ketimbang dilakukan, dan ya... Masalahnya sabar itu haruslah luas, tidak punya batas, tidak punya ujung seperti lautan luas yang tidak kita ketahui dimana asal dan dimana ujungnya.

Kita Butuh Orang Lain

Hari ini adalah satu dari sekian banyak hari melelahkan dalam hidup. Hari dimana saya bolak-balik rumah sakit untuk nemenin orang sakit. Yaa beginilah, karena saya paling berani (a.k.a paling ga punya malu).

Saya (tidak) Sekuat Dulu

Tadi sore saya sangat lelah habis dihajar mata kuliah metodologi penelitian yang berlangsung 3.5 jam. Bayangin aja ujian satu jam dan sisanya denger materi yang mbuh apa saya juga gak ngerti lagi. Bzz tiap hari kok rasanya makin bodoh dan bodoh.
Setelah selesai kami sekelas langsung berhamburan (kaya burung aja) keluar kelas,  saya dan beberapa teman memutuskan untuk makan di fakultas sebelah, yaa fakultas teknik, tempatnya cowok-cowok berkumpul, lumayan buat cuci mata. Hihi

Ayah

Selamat malam ayah, dari kota ku yang sedang turun hujan
Apakah di kota mu pun sama.
Selamat malam ayah, dari aku yang baru saja makan martabak kacang kesukaanku
Apakah engkaupun makan dengan baik.