Langsung ke konten utama

21 : Bersyukur


Bangun pagi ini dipenuhi dengan nafas penuh kesyukuran untuk jangka waktu hidup yang telah 1/3 dari usia Rasulullah. Ditambah dengan sebuah tas kecil yang tergantung di pintu kamar, benda kecil yang saya masih bingung ketika menatapnya sambil mbatin "punya siapa". Saya beranikan untuk membukanya, kali-kali aja ada sebuah clue kan.
Soalnya kemarin tetangga saya, mba vida, bilang mau nitipin kado. Jadi saya pikir dia nitipin tapi ngga dibungkus, tapi ternyata..
Sebuah notes kecil terselip didalamnya. Simple, tapi romantis. Sesuatu yang akan saya bilang -selera saya banget- hihi.

Alhamdulillahirabbilalamin,
Satu kata untuk hari ini. Daripada merayakannya, saya lebih memilih hari ini untuk bersyukur, evaluasi diri, dan merancang lagi rencana kedepannya. Termasuk impian naik pesawat yang jadi kenyataan, dapat bayaran dari hobi, juga tentang impian untuk segera lulus tahun depan. Oh Allah, Semoga:)

Bersyukur dalam hidup karena lebih banyak dipertemukan dengan orang-orang baik. Dikuatkan oleh tangan-tangan tangguh yang dikirim oleh Sang Maha Kuasa. Dibahagiakan dengan mereka yang baik dan tulus hatinya. Ditunjukkan jalan hidup yang mudah dan kalaupun sulit, semua dirasakan dan dinikmati sebab rahmat-Nya. Bersyukur untuk merasakan pahitnya dosa dan manisnya iman. Bersyukur untuk disadarkan dalam banyak kesalahan dan diajarkan dalam kebaikan. Semoga bisa kembali ke syurgaNya kelak. Bersama mereka, jajaran orang yang kusayangi :). 

Semoga implementasi syukur ini tidak hanya berhenti pada mulut, tapi juga dibuktikan dengan perbuatan. Semoga selalu dalam lindungannya, dalam iman dan islam. Aamiin.
Tagline 21 akan berbunyi:
Mungkin hidup penatmu, hal-hal biasa dari harimu adalah impian bagi orang lain. Maka, beryukur dan berbahagialah.

Komentar

Popular Posts

Daftar Kerja di Indomaret

Hallo vibes!!!
Dilansir dari bawah atap DC Indomaret Bandar Lampung, bersama banyak mas-mas dan cuma aku sendiri perempuan disini. Daripada bosen, better to write this experience to kill the time.

Maaf, aku (bukan) wanita idaman

Assalamualaikum,
Mengawali tahun yang baik ini aku akan mulai lagi mengisi blog ini. Kedepannya, aku ingin memakai konsep lebih islami dalam penulisanku, yah aku mulai dengan pembukaan yang mengucapkan salam yang penuh dengan doa kebaikan itu hehe.

Titipan dari masa lalu

Selalu ada hari, dimana rasanya aku ingin kembali ke masa lalu. Ke tiga tahunyang lalu. Hari dimana harusnya aku tidak pergi kesana, tidak menemuimu, dan atau tidak melihat langsung jika kamu pada hari itu menemuinya, dia yang sudah beberapa bulan sebelumnya aku stalking setengah mati. Dia yang kepadanya hatimu berlabuh untuk pertama kali.

#5 Clara's Diary : Does he feels the same

*Clara POV

Bruuuk...
Tiba-tiba sebuah bola basket mengenai kepalanya. Yang ku rasakan waktu itu hanyalah pusing, dan penglihatanku sedikit buram. Tanganku mencoba untuk berpegangan ke tiang yang berada di dekatku. Samar-samar ku dengar suara seseorang yang ku kenal. Oh bukan, sesorang yang aku benci tepatnya. Iya, Dia Radit. Kapten basket yang menjadi idola di sekolahku sekaligus menjadi laki-laki paling menyebalkan di dunia ini. Pusing yang tadi ku rasakan, kini rasanya sampai ulu hati, ingin rasanya kuambil bola itu dan melempar tepat di depan wajahnya.

Nikah setelah lulus? Gimana ya

Tulisan ini sebenarnya adalah jawaban dari beragam sekuel-sekuel tulisan saya sebelumnya. Beberapa tulisan di awal tahun, pertengahan tahun, dan sepertinya akan saya tutup dengan tulisan ini di (hampir) akhir tahun 2018.