Langsung ke konten utama

WBA on Wardah Bright Days

Me and WBA Friends
Malam ini saya baru selesai ngisi laporan bulanan saya jadi WBA, yaa begitulah ya, semua hal kan harus ada administrasinya. Saya juga harus pelan-pelan ngisinya karena takut salah kaya periode lalu dan bikin mba nya kesel dan ngerepotin. Oh sungguh, dimarahin dosen di kelas itu gak ada apa-apanya sama perasaan merasa bersalah di dunia kerja. Yaa, seenggaknya itu pendapat sementara saya sebagai Freelancer.

Walaupun di kantor ini tuh semua orangnya baik, ramah, dan kondusif. Buat saya tekanan di dunia kerja tetap beda sama dunia pendidikan. Yaa, mungkin itu juga yang membuat kita terus-terusan ditempa baik secara otak dan mental di perkuliahan salah satunya untuk membentuk kita agar siap dengan berbagai kondisi di depan. Iya kalau dapat kerjaan di kantor yang orang-orangnya baik, belum bisa saya bayangin sih pressure nya gimana kalau kerja di tempat yang serius dan benar-benar tidak kondusif. ah, semoga Allah melindungi kita dari berbagai kemungkinan buruk ya, Aamiin.

Dari tadi saya bahas kantor mulu, tanpa saya nyebutin kantor apa. Oke, let me tell you this one. Bukan maksud untuk pamer ya (lha bukan prestise juga sih untuk sombong), cuma sharing aja karena lumayan banyak teman yang nanya sebenernya saya jadi apa, kerja apa, cara daftarnya gimana, dan banyak lainnya. Baiklah, mari saya coba jawab satu persatu.
Inspiring Talkshow @UIN Lampung
1. I'm a freelancer of PT Paragon Technology and Innovation for brand 'Wardah'
Freelancer udah pada tau kan ya, bukan part time loh. Jadi saya hanya bekerja kalau seandainya kantor butuh bantuan. Dan hitungan kerjanya juga perjam dengan gaji yang tidak bisa saya sebutkan jumlahnya (Berapapun itu, syukuri aja). Kami biasanya disebut WBA (Wardah Beauty Agent), yang biasanya juga merupakan mahasiswa aktif di perguruan tinggi. Karena saya tinggal di Lampung, maka saya tergabung dalam WBA Lampung. Dan kesempatan jadi WBA ini terbuka lebar di semua cabang Paragon loh. Kamu bisa cari informasi dari berbagai media yang sudah ada. Bisa cek di instagram @paragon.id atau searching sebisa kamu. Ah come on! Jangan malas cari informasi ya millenials!!!

2. How to register and join us
Sebelumnya saya mau cerita sedikit tentang cara saya gabung di perusahaan ini. Semuanya sudah terangkum di post saya yang ini.(dibaca ya walaupun gak jelas hihi)
Sebenarnya, untuk bergabung jadi WBA itu ada open recruitment nya. Biasanya dibagi menjadi beberapa batch, kalau tahun lalu kami ada 2 batch dan saya batch 2 paling belakang. Semua WBA juga harus tandatangan kontrak lagi setelah 3 bulan.
Ada data yang harus dikumpulkan juga seperti foto dan data diri, juga tes wawancara. (Saya kurang tau masuk resminya gimana karena saya lagi dan lagi dapat pertolongan Allah untuk masuk disini. Alhamdulillah).  Sebelum kerja, kamu juga akan dapat gathering untuk dilatih seperti apa kamu harusnya dalam bekerja.
Selain dapat fee, kamu juga berkesempatan untuk menjadi karyawan tetap loh di Paragon kalau kinerjamu baik. Jadi percayalah bahwa setiap keadaan dan kesempatan itu akan membuka pintu-pintu kamu selanjutnya. Jangan pernah berhenti berdoa dan berusaha ya.

Jingle Love Your Skin
3. What do you do as WBA
Oke, ini mungkin jadi salah satu pertanyaan apa aja yang dikerjain WBA. Tapi sebelumnya aku kasih gambaran kerja dulu di post sebelumnya. Itu adalah salah satu contoh kerjaan tahun lalu. Ada banyak macam kerjaan yang bisa kita kerjain, yang mungkin juga tidak bisa saya sebutkan disini karena rahasia perusahaan. hihi
Tahun ini project Wardah Bright Days juga dilaksanakan, sudah satu kampus dan 3 sekolah menengah atas yang kami datangi, acara ini bertujuan untuk mendekatkan brand wardah kepada para kaula muda. Tentunya dengan produk yang baik dan jelas halal. Rangkaian acaranya juga hanya berubah sedikit. Tentunya terdapat seminar, games, skin check, selling booth, photobooth, juga beauty class untuk kampus dan cuci wajah bersama untuk sekolah menengah atas.

Acara ini free dan terselenggara atas kerjasama pihak sekolah dan kantor. Kami, para WBA bertugas membantu berjalannya acara. Pekerjaan ringan yang menyenangkan buat saya hihi. Selain mendapat uang, pengalaman dan bertambahnya teman adalah hal yang patut saya syukuri, Alhamdulillah.
Ikut wardah bright days menurut saya sangat menguntungkan (haha dasar anak akuntansi), karena banyak produk wardah yang dibagi cuma-cuma sebagai hadiah, Uh rasanya saya ingin jadi peserta aja. Hahaha

Cerita ini mungkin tidak terlalu detail dan tetap membuatmu penasaran. Oke, mungkin kamu harus datang di acara kami selanjutnya. Jangan lupa untuk pantau akun instagram kami di @wardahlampung_ dan @wbalampung. Happy reading millenials :)


Komentar

Popular Posts

Daftar Kerja di Indomaret

Hallo vibes!!!
Dilansir dari bawah atap DC Indomaret Bandar Lampung, bersama banyak mas-mas dan cuma aku sendiri perempuan disini. Daripada bosen, better to write this experience to kill the time.

These All belong to you

Hallo,
Assalamualaikum . .

Tulisan ini dibuat di pagi hari pas masih mager-magernya karena semalem baru pulang lembur jam 12 malem. Fiuh, Alhamdulillah.
Dibuat di hari libur yang nggak libur tapi punya sedikit waktu luang karena projek akhirnya selesai.

22 : Lakukan Karena Allah

Bismillahhirrahmanirrahim.

Dari aku, Aini Kolbiana
22nd years old. A woman. not a girl anymore.

Kutulis ini ditengah-tengah deadline kantor, di kamar. Seharusnya aku malam ini lembur bersama adik-adikku disana. Namun, jengah sekali rasanya dimalam pergantian tahun tapi dihabiskan di kantor, Aku, mau pulang saja hihi.

EL'S COFFEE : MENYAJIKAN KOPI LAMPUNG DENGAN SAJIAN INTERNASIONAL

Lampung, sebuah kota kecil di ujung Pulau Sumatera, Identik dengan kearifan lokal, sumber daya alam yang melimpah, dan kebudayaan yang mampu dikatakan sebagai 'miniatur indonesia'. Selain kebudayaan nya yang kental, Lampung juga selalu identik dengan sebuah minuman, minuman apa? Kopi! Yaps, kopi lampung adalah salah satu kopi yang terkenal di seluruh penjuru dunia. Kopi yang kebanyakan dibudidayakan di Lampung adalah kopi jenis Robusta. Perlu diketahui juga bahwa

Sebuah titik untuk pergi

Wajah itu tak lagi sama
Senyum itu tak lagi bermakna
Tatapan mata itu tak lagi bernyawa
Kita, telah berbeda.