Langsung ke konten utama

Just a random post #1


Tulisan malam ini akan disponsori oleh nature republic gratisan dari seorang temen cowok, yep. Temen cowok. Bukan pacar, bukan juga gebetan.
Pertama-tama aku mau bilang terima kasih untuk si doi yang udah beliin ini yaa,  kok tau sii aku lagi pengen ini tapi menahan diri karena lagi menahan budget. (ditulis doi biar lebih kena aja yekan,  masa ditulis 'si mawar')  haha. *kriuk-kriuk ga siiikkk

Yang bakal ditulis kali ini bukan review ini produk, karena itumah nanti aja yaa. Kali ini mungkin lebih pengen bahas tentang sesuatu yang sering mengganjal pikiran-pikiran positif di kepala. Tentang kaum hawa yang suka sensitif dan bertanya-tanya "kenapa ya kok ke aini bisa royal gitu, ke gua enggak". Oke lemme answer this.

Alasannya mungkin seperti ini...
Karena aini engga baperan, karena aini humble dan enak diajak ngobrol dan aini tidak pakai hati. Omaigat haha. Ini pendapat teman kelas sih. Bukan pendapat sendiri. Dan mungkin bisa aku iya in pendapat nya.

Jadi emang harus disyukuri,  beberapa kali dapet hal-hal diluar nalar gitu. Misalnya pas lagi pengen pelihara ikan di kamar kosan, eh tiba tiba-tiba ada yang nawarin akuarium gratis, kan enak yak. Atau pas lagi pengen minum air zam-zam,  tiba-tiba ada kakak tingkat yang nawarin oleh-oleh khas umrah karena orang tua nya baru pulang dari kakbah. Kan nyenengin yak. Alhamdulillah. Juga printilan-printilan lainnya yang berbentuk kenikmatan, hehe. Aku sih kadang nganggep hal begini sebagai jawaban Allah, juga sentilan Allah bahwa Allah mau terus kasih tau aku kalau Dia Maha Mendengar.

Tapi kenapa bisa humble ke banyak cowok tanpa baper? Hmm mungkin penjelasan nya begini.
Jadi, dari kecil tuh kebanyakan saudaraku laki-laki. Temen main juga laki-laki, dan aku kayanya bakat deket sama laki dari kecil. Buktinya, pakde dan oom ku semuanya deket. Jadi buatku, laki-laki adalah temen. Sama kaya perempuan. Bahkan kadang lebih nyaman temenan sama mereka. Kaya gak ribet, gak bikin pusing, pokoknya seneng aja gitu. Sampai kemudian mungkin sadar kalau gak semua itu mahram, saat itu ada batasan untuk mereka-mereka lah yaa.

Aku suka bingung tuh sama perempuan-perempuan yang cemburu ke aku yah, soalnya gini. Aku tuu sadar sepenuhnya kalau aku gak cantik, gak pinter, dan yaa too much kekurangan. Lha terus cemburu tuh kenapa? Aku juga ga ngerti lagi yaa. I'm just feeling enough.
Kadang kalau ada yang cemburu gitu gegara pacarnya baik ke aku, akusih pengen ngajak si kang mas lari terus foto berdua di pelaminan. Cuma yaa apadaya, si kang mas masih berbentuk hayalan. Mungkin nih ya, (mungkin) kalau aku punya orang yang bisa dipamerin, ini perempuan padaan bisa tenang gitu ya. But still, sabar ya ladies, aku pun masih nungguin kang mas datang jemput aku kok. (mas, jangan telat mas).

Juga mungkin harus ku ingatkan lah ya, kalau kenalan sama orang tuh jangan pas ada maunya tok. Jangan nilai mukanya, seberapa tebel dompetnya, atau apalah yaa hal-hal lain. Setiap orang tu punya kebaikan masing-masing. Selama dia baik ke kita, yaa kita juga kudu baik ke dia. Belajar lah tulus ke orang lain, biar dia juga tulus ke kita.

Dan kita gak pernah tau loh, dia tuh akan bertumbuh seperti apa dimasa depan. Apakah jadi orang kaya, orang terpandang atau apapun itu yang mungkin kita bakal melongo. Just because dia sekarang masih nothing, terus kita gak mau kenalan, gak mau deket, karena berpikiran dia gak bakal ngasih keuntungan ke kita. Jangan gitu, sekali lagi jangan gitu.

Baiklah ke orang yang baik ke kita.
Biarin orang yang jahat ke kita
Temenin orang yang membawa perubahan baik
Tinggalin yang cuma memberikan kerugian.
Dann satu lagi,  jangan pernah merugikan hidup orang lain.


Kita gak pernah tau kan kita masuk surga karena apa? Hehe
(kalimat terakhir ini punya mbak dian palupi, yang suka ceramah kalau aku lagi males berbuat baik)

Komentar

  1. Setujuu! Tuluslah ke orang lain.. sesungguhnya apa yang kamu tanam itu yang kamu tuai #tsaaah *sambil mikir mau ngomong apalagi yang berfaedah 🤔

    Btw, cie aini banyak juga ya doi-doinya 😸
    Aku ma cukup satu kamu mas (kaulah kamuku) #halah

    BalasHapus

Posting Komentar

Popular Posts

Daftar Kerja di Indomaret

Hallo vibes!!!
Dilansir dari bawah atap DC Indomaret Bandar Lampung, bersama banyak mas-mas dan cuma aku sendiri perempuan disini. Daripada bosen, better to write this experience to kill the time.

Maaf, aku (bukan) wanita idaman

Assalamualaikum,
Mengawali tahun yang baik ini aku akan mulai lagi mengisi blog ini. Kedepannya, aku ingin memakai konsep lebih islami dalam penulisanku, yah aku mulai dengan pembukaan yang mengucapkan salam yang penuh dengan doa kebaikan itu hehe.

Titipan dari masa lalu

Selalu ada hari, dimana rasanya aku ingin kembali ke masa lalu. Ke tiga tahunyang lalu. Hari dimana harusnya aku tidak pergi kesana, tidak menemuimu, dan atau tidak melihat langsung jika kamu pada hari itu menemuinya, dia yang sudah beberapa bulan sebelumnya aku stalking setengah mati. Dia yang kepadanya hatimu berlabuh untuk pertama kali.

#5 Clara's Diary : Does he feels the same

*Clara POV

Bruuuk...
Tiba-tiba sebuah bola basket mengenai kepalanya. Yang ku rasakan waktu itu hanyalah pusing, dan penglihatanku sedikit buram. Tanganku mencoba untuk berpegangan ke tiang yang berada di dekatku. Samar-samar ku dengar suara seseorang yang ku kenal. Oh bukan, sesorang yang aku benci tepatnya. Iya, Dia Radit. Kapten basket yang menjadi idola di sekolahku sekaligus menjadi laki-laki paling menyebalkan di dunia ini. Pusing yang tadi ku rasakan, kini rasanya sampai ulu hati, ingin rasanya kuambil bola itu dan melempar tepat di depan wajahnya.

Nikah setelah lulus? Gimana ya

Tulisan ini sebenarnya adalah jawaban dari beragam sekuel-sekuel tulisan saya sebelumnya. Beberapa tulisan di awal tahun, pertengahan tahun, dan sepertinya akan saya tutup dengan tulisan ini di (hampir) akhir tahun 2018.