Langsung ke konten utama

Tentang dia yang tidak mau menyakiti perempuan lainnya

Malam ini,  gemercik air akuarium kembali memecah keheningan.
Tubuhku yang mungil telah lelah dengan tamparan demi tamparan hiruk pikuk dunia
Meringkuk, merebahkan diri, agar kuat untuk esok hari.


Seorang teman menghubungi ku meminta saran
Bercakap dari hulu sampai hilir permasalahan
Masih hal yang sama, dengan tema yang sama
Tetap pada urusan "hati"

Kali ini tentang dia yang menaruh tidak hanya pada satu hati
Kali ini tentang dia yang sedang dilanda dilema tinggi
Tentang dia, yang menaruh hati pada perempuan yang keduanya baik hati

Aku tau,
Jika ada dua pilihan dalam hidup. Maka pilihlah yang kedua.
Sebab jika yang pertama itu telah baik, tidak akan muncul pilihan kedua.

Aku tau,
Bahwa kita tidak akan mampu menangkap 2 bebek dalam satu tangan. Tapi meraih 2 hati dalam satu waktu jadi lebih memungkinkan.

Keduanya baik,  sebab kita tau inilah permasalahan untuk memilih.
Karena dua duanya sama sama berlebih dalam kebaikan.
Tentu tidak akan sulit memilih antara yang baik dan yang jahat.
Tapi menjadi sulit untuk memilih yang baik dengan yang baik.

Tapi aku, punya sudut pandangku.
Bagiku, perempuan yang baik tidak akan mengambil apa-apa yang dimiliki orang lain sejak lama.
Bagiku,  hanya ada 2 jenis perempuan yang tidak bisa kamu kalahkan. Pertama,  perempuan yang lebih baik agamanya. Kedua, perempuan yang datang dari masa lalu. Dan jika dia memiliki keduanya,  maka bijaklah kamu untuk mundur teratur.

Kadang kita tidak punya pilihan, kadang kita punya begitu banyak pilihan
Kadang kita mudah memilih, kadang juga kita kesulitan dalam memilih.
Hati berbolak balik lebih mudah dari bolak balik telapak tangan.
Detik ini kamu dengan A,  detik selanjutnya hatimu bisa saja berpaling dengan B.

Tapi bagiku,  tetaplah kita tidak mengambil milik orang lain. Tetaplah kita tidak merebut kebahagiaan orang lain. Maka Allah akan mengirimkan kita balasan yang lain.
Bukankan cinta juga bisa diibaratkan sedekah.  Semakin baik yang kamu ikhlaskan, semakin  baik yang kamu dapatkan.

Tetaplah berpasrah pada setiap ketentuan-Nya. Yang pergi darimu bukan berarti tidak baik, mungkin saja ada yang jaub lebih baik untukmu. Yang berlalu biarlah berlalu, mungkin mentari esok pagi, lebih indah dari badai hari ini.


Komentar

Popular Posts

Daftar Kerja di Indomaret

Hallo vibes!!!
Dilansir dari bawah atap DC Indomaret Bandar Lampung, bersama banyak mas-mas dan cuma aku sendiri perempuan disini. Daripada bosen, better to write this experience to kill the time.

Sebuah Tujuan: We will fight!

"Hari ini hari terakhir" , Kata Ilham.

Dan yep, sukses membuat hatiku senang karena pada akhirnya aku memenuhi janji pada diri sendiri untuk tetap bertahan hingga akhir bulan. Ditengah-tengah keinginan untuk menyerah. Ditengah rasa kebodohan ku yang keral kali menyiksa. Ditiap hembusan syaitan yang selalu menggoda dari arah mana saja. Alhamdulillah, Laa Haula Wa La Quwwata Illa Billah. Aku bersyukur pada Allah yang selalu menguatkanku, mengizinkanku untuk sampai pada titik ini.

Esok aku akan pulang. Pamit, dan minta uang jajan tentunya hehe. Untuk berangkat ke Kediri.

Aku tidak tau persis bagaimana Kediri, aku bahkan tidak pernah menginjakkan kakiku sejauh itu. Tidak pernah bahkan kubayangkan diriku akan kesana. Sungguh Allah selalu menunjukkan sifat Maha Baik nya padaku yang tidak akan bisa kuhitung nikmatnya.

Aku sampai pada titik ini saja, aku sudah bersyukur. Dan rasa syukur ini akan aku wujudkan dengan kesemangatan ku melanjutkan tahap selanjutnya. Semoga aku tidak men…

EL'S COFFEE : MENYAJIKAN KOPI LAMPUNG DENGAN SAJIAN INTERNASIONAL

Lampung, sebuah kota kecil di ujung Pulau Sumatera, Identik dengan kearifan lokal, sumber daya alam yang melimpah, dan kebudayaan yang mampu dikatakan sebagai 'miniatur indonesia'. Selain kebudayaan nya yang kental, Lampung juga selalu identik dengan sebuah minuman, minuman apa? Kopi! Yaps, kopi lampung adalah salah satu kopi yang terkenal di seluruh penjuru dunia. Kopi yang kebanyakan dibudidayakan di Lampung adalah kopi jenis Robusta. Perlu diketahui juga bahwa

Sebuah Tujuan: Bismillah

Bismillah, ku tulis ini pukul 2 dinihari.  Dari aku yang baru selesai curhat dan enggan melanjutkan percakapan. Dari aku, yang tidak bisa tidur. Dari aku yang besok akan berangkat, kembali, ke tempat dimana aku seharusnya.

Malam ini, kuhabiskan dengan berpikir. Menimang-nimang, apakah kamu, perlu kuberi tau perihal niatan baik ini. Atau tidak perlu, mengingat aku takut niatku menjadi salah. Tidak pernah ku fikiran ini sebelumnya. Namun rasanya, pagi ini, ku pikirkan ini masak-masak. Hampir saja ku ketik kalimat itu di kolom chat kita, semakin ingin ku ketik setelah mengetahui salah satu anggota keluargamu mem-follow ku di instagram. Bingung, sekaligus ge er. Tapi untuk apa? Sedang kita pun tidak pernah terlibat percakapan lagi.

Cukup dengan galauku yang tidak ada ujung ini, tiap kali pembahasan menuju padamu, detik itu pula aku bisa berceloteh kesana kemari, padahal, semua sepertinya telah usai.

Kutuliskan saja ini menjadi draft dalam banyak chapter kedepannya. Untuk menjadi penginga…

Bicaralah, mungkin orang lain mengerti

Siang hari, 15 Agustus 2017

Siang ini saya baru saja menyelesaikan ujian susulan matek, yahh.. Matematika ekonomi. Ujian susulan karena kasus yang bener-bener memalukan kemaren. Di post sebelumnya saya udah ceritain kasusnya (kalo udah baca).