Langsung ke konten utama

Tribute to teman tumbuh

Tulisan malam ini sebenernya udah bersarang di kepala beberapa malam ini. Kegabutan dan  kemalasan luar biasa rupanya jadi penghalang buat ditulis. Oke, mungkin bukan karena itu juga sih. Mungkin karena kebanyakan kerjaan jadi bingung mana yang harus dikerjain duluan, sampai akhirnya gak nyelesain apa-apa. Tulisan malam ini masih disponsori oleh gemercik air akuarium (yang baru tadi siang dibersihin) eciye pamer.
Juga sponsor dari haciim-haciim tanda butuh asupan vitamin (kalau kata seseorang, jadi mirip kucing kalau bersin). Ya Allah, kok bisa-bisanya mirip hewan, sekali-kali mbok yooo mirip agnez mo kek, atau siapa kek yang cantik gitu. Huehh..

Malam ini saya mau nyeritain teman tumbuh saya (Tumbuh? dikira kecambah kali ya). Seorang teman yang lebih dari teman tapi bukan pacar juga, Lha wong perempuan. Seseorang yang menemani saya tumbuh lebih baik. Seorang penulis di blog dianpalupi.com

Saya mau nulis ini bukan untuk pamer, apalagi riya',atau semacamnya. Saya cuma mau nulis ini karena harus. Karena saya merasa perlu untuk mendokumentasikan tiap kebaikan orang lain. Untuk diingat suatu hari nanti, karena siapa tau dia jadi jahat, atau pertemanan kita tidak sehangat sekarang (tapi saya harap selalu sedekat ini). Kamu juga perlu nih melakukannya, kita gak tau kan kapan orang yang kita sayangi itu berubah jadi orang yang kita benci. Karena katanya, jarak cinta dan benci itu tipis, juga tentang katanya akan ada waktu untuk kita menyakiti orang yang kita sayangi. But still, I hope it won't happen to us.

Kalau baca blog ini, mungkin ada label "Post Khusus". Nah disitu bersarang deh orang-orang yang saya sayangi, dan itu memang hanya untuk seseorang aja. Hehe. Tapi abis ngubek-ubek itu, kok mba dian ngga ada disana, jadilah saya pengen tulis ini. (walaupun sebenernya udah sering bahas dia di blog ini, hihi).

Dimulai dari kesamaan kami, sama-sama mahasiswa akuntansi yang tumbuh di PPM. Sama-sama makhluk aneh, pengamat, dan sukanya nulis. Sama-sama hobi berenang, gak hobi masak, gak suka pedes, sering mengkhawatirkan masa depan, dan sama-sama bani israil kali yaak, haha. (Maaf ya mas, adek masih suka protes kek bani israil). Dan still, kesamaan kami tetap diiringi berbagai perbedaan.

Saya ekstrovert yang galak, dan doi Introvert yang pemaaf. Saya pilih tidur dari pada makan, dia pilih makan daripada tidur. Saya suka si "ehm", doi sukanya si "ahem". Saya terstruktur, rapi, terjadwal, dan visoner (kayanya), doi yaa kebalikannya. Saya suka banget kegiatan luar, doi enggak. Dia rajin dan bersemangat sedangkan aku orangnya bosenan, jadi kalau sudah bosan, semangatnya jadi hilang.

Yaa.. walaupun segudang persamaan dan perbedaan kami diungkapkan (sebenarnya lebih banyak dari yang diatas), semua masih dalam batas wajar dan bisa diterima. Walaupun saya galak dan suka meledak-ledak, dia tetap aja mau temenan. Walaupun doi berantakan dan grasak-grusuk, saya tetap aja bisa terima (walaupun kadang mentolo nelen sih ya). Buat kami, ketulusan itu penting dan akan selalu penting. Kejujuran juga sama pentingnya. Saling percaya, saling terbuka, saling tukar pendapat membuat kami semakin dekat day by day.

Buat kami, gak masalah kalau harus ribut karena beda pendapat. Ngeyel satu sama lain, debat, atau saya ngambek pun gak jadi masalah. Yang penting adalah jangan terpecah-belah karena kurang komunikasi. Saling nasehatin, saling membawa pengaruh positif, dan saling tolong-menolong dalam kebaikan, mencapai cita-cita dan... Cinta (ah mulai dah).

Saya ingin tulis ini, supaya kalau suatu saat kami bertengkar. Entah karena hal sepele semisal baju yang gak dibalik-balikin, atau hal paling buruk seperti "doi" salah ngelamar kami. Saya ingin membaca ini.
Saya ingin ingat bahwa mbak dian punya buanyak kebaikan pada saya. Bahwa kami pernah punya hari yang bahagia dengan ketawa sama-sama. Bahwa kami pernah renang bareng, pernah makan sop duren bareng, pernah saling senggol-senggolan, tabok-tabokan dan sering ngobrol sampai larut. Saya tidak ingin ego saya yang meledak-ledak ini pada akhirnya membuat saya lupa pada kebaikan teman saya ini. Saya juga ingin ingat bahwa mbak dian adalah salah satu orang yang membawa perubahan pada saya. Saya ingin ingat semua hari-hari bahagia kami.

Mbak Dian, Jazakillahu khoiro for eveything you gave and you did.
Together till jannah ya :)
*Jangan dikomen plis ya mbak dian.


P.s:
And also thank you for my teacher, maybe next time I'll write something sweet like this, for you K.

Komentar

Popular Posts

Daftar Kerja di Indomaret

Hallo vibes!!!
Dilansir dari bawah atap DC Indomaret Bandar Lampung, bersama banyak mas-mas dan cuma aku sendiri perempuan disini. Daripada bosen, better to write this experience to kill the time.

Sebuah Tujuan: We will fight!

"Hari ini hari terakhir" , Kata Ilham.

Dan yep, sukses membuat hatiku senang karena pada akhirnya aku memenuhi janji pada diri sendiri untuk tetap bertahan hingga akhir bulan. Ditengah-tengah keinginan untuk menyerah. Ditengah rasa kebodohan ku yang keral kali menyiksa. Ditiap hembusan syaitan yang selalu menggoda dari arah mana saja. Alhamdulillah, Laa Haula Wa La Quwwata Illa Billah. Aku bersyukur pada Allah yang selalu menguatkanku, mengizinkanku untuk sampai pada titik ini.

Esok aku akan pulang. Pamit, dan minta uang jajan tentunya hehe. Untuk berangkat ke Kediri.

Aku tidak tau persis bagaimana Kediri, aku bahkan tidak pernah menginjakkan kakiku sejauh itu. Tidak pernah bahkan kubayangkan diriku akan kesana. Sungguh Allah selalu menunjukkan sifat Maha Baik nya padaku yang tidak akan bisa kuhitung nikmatnya.

Aku sampai pada titik ini saja, aku sudah bersyukur. Dan rasa syukur ini akan aku wujudkan dengan kesemangatan ku melanjutkan tahap selanjutnya. Semoga aku tidak men…

EL'S COFFEE : MENYAJIKAN KOPI LAMPUNG DENGAN SAJIAN INTERNASIONAL

Lampung, sebuah kota kecil di ujung Pulau Sumatera, Identik dengan kearifan lokal, sumber daya alam yang melimpah, dan kebudayaan yang mampu dikatakan sebagai 'miniatur indonesia'. Selain kebudayaan nya yang kental, Lampung juga selalu identik dengan sebuah minuman, minuman apa? Kopi! Yaps, kopi lampung adalah salah satu kopi yang terkenal di seluruh penjuru dunia. Kopi yang kebanyakan dibudidayakan di Lampung adalah kopi jenis Robusta. Perlu diketahui juga bahwa

Sebuah Tujuan: Bismillah

Bismillah, ku tulis ini pukul 2 dinihari.  Dari aku yang baru selesai curhat dan enggan melanjutkan percakapan. Dari aku, yang tidak bisa tidur. Dari aku yang besok akan berangkat, kembali, ke tempat dimana aku seharusnya.

Malam ini, kuhabiskan dengan berpikir. Menimang-nimang, apakah kamu, perlu kuberi tau perihal niatan baik ini. Atau tidak perlu, mengingat aku takut niatku menjadi salah. Tidak pernah ku fikiran ini sebelumnya. Namun rasanya, pagi ini, ku pikirkan ini masak-masak. Hampir saja ku ketik kalimat itu di kolom chat kita, semakin ingin ku ketik setelah mengetahui salah satu anggota keluargamu mem-follow ku di instagram. Bingung, sekaligus ge er. Tapi untuk apa? Sedang kita pun tidak pernah terlibat percakapan lagi.

Cukup dengan galauku yang tidak ada ujung ini, tiap kali pembahasan menuju padamu, detik itu pula aku bisa berceloteh kesana kemari, padahal, semua sepertinya telah usai.

Kutuliskan saja ini menjadi draft dalam banyak chapter kedepannya. Untuk menjadi penginga…

Bicaralah, mungkin orang lain mengerti

Siang hari, 15 Agustus 2017

Siang ini saya baru saja menyelesaikan ujian susulan matek, yahh.. Matematika ekonomi. Ujian susulan karena kasus yang bener-bener memalukan kemaren. Di post sebelumnya saya udah ceritain kasusnya (kalo udah baca).