Langsung ke konten utama

Ditinggal teman nikah (lagi)

Malam redup redam temaram
Tak kutemukan kamu dalam kegelapan
Tak kudapati kamu dalam diam
Tak kutemui kamu dalam keheningan



Hallo,
Dari aku yang berdiri disini penuh keraguan. Dengan semua kemungkinan, dengan kosong-sesaknya perasaan. Dari aku, yang penuh kelemahan.

Tulisan ini muncul dari kabar bahagia teman. Seorang perempuan cengeng yang dulu selalu curang kalau bermain, karena kalau dia kalah, dia akan pulang ke rumah dan tidak kembali bermain. Kali ini, dia berbuat curang lagi, bukan karena dia kalah, tapi justru karena dia menang. Kali ini dia menemukan rumah baru, keluarga baru, dan pendamping baru. Ah,  kali ini saya harus bilang,  saya kalah.

Dalam semua musim, saya selalu menyukai nya. Musim panas saya nikmati di pantai. Musim hujan saya nikmati bermain dibawah derasnya air hujan.
Tapi nyatanya, ada musim baru ketika kamu diumur 20, musim nikah. Oh Allah, i beg of this season. Rasanya saya tidak bisa percaya, mereka melewati saya. Saya, ditikung :).

Rasanya baru kemarin, kami menunggu angkot untuk berangkat sekolah bersama. Rasanya baru kemarin dia curhat tentang pacarnya. Rasanya masih sangat dekat, ketika kemarin saya sok dewasa untuk memberikan nasihat soal hati. Dan rasanya, saya tidak sampai hati melepas dia jadi milik orang lain. I'm too love you, babe!

Dia dilamar! Saat saya masih sibuk mengerjakan skripsi di kamar.

Mamak menelpon saya, bilang "mamak mimpi kamu yang dilamar".
I'm just "hahaha"
Haha haha yang penuh dengan kepalsuan. Haha haha karena saya bingung harus jawab apa.

Saya tau, menikah bukan pencapaian, juga bukan soal balapan. Saya percaya bahwa menikah adalah tentang kesiapan. Kesiapan di semua bidang. Menikah adalah keinginan untuk hidup bersama, dan bukan hanya untuk bahagia, tapi juga untuk berbagi suka dan duka.

Tidak jarang saya bertanya pada diri
Akankah dia datang?
Seseorang yang bersedia menemani saya dalam setiap galak dan sedih saya.
Seseorang yang mampu membimbing dan mendengarkan saya.
Seseorang yang dengannya surga terasa lebih dekat.

Terkadang saya ingin pura-pura.
Jadi wanita sesungguhnya.
Baik hati dan penyayang
Lemah lembut dan feminim
Tapi apa?
Bukankah jadi diri sendiri adalah sebuah kebenaran
Saya, kembali jadi saya.

Saya tidak bisa janji saya yang paling baik.
Tapi saya janji saya akan melakukan yang terbaik
Karena saat kamu datang dengan segala niat baik
Tidak akan kusambut dengan hal tidak baik

Semoga kamu datang,
Tidak perlu buru-buru
Karena aku bersedia menunggu
Tidak perlu bersiap untuk kesempurnaan
Karena yang kucari adalah kesederhanaan

Selamat berbahagia,
Gadis yang dilamar,
Temanku, adikku, sahabatku, sayangku
Atika

(dari temanmu yang masih sendiri) 

Komentar

Popular Posts

Daftar Kerja di Indomaret

Hallo vibes!!!
Dilansir dari bawah atap DC Indomaret Bandar Lampung, bersama banyak mas-mas dan cuma aku sendiri perempuan disini. Daripada bosen, better to write this experience to kill the time.

Sebuah Tujuan: We will fight!

"Hari ini hari terakhir" , Kata Ilham.

Dan yep, sukses membuat hatiku senang karena pada akhirnya aku memenuhi janji pada diri sendiri untuk tetap bertahan hingga akhir bulan. Ditengah-tengah keinginan untuk menyerah. Ditengah rasa kebodohan ku yang keral kali menyiksa. Ditiap hembusan syaitan yang selalu menggoda dari arah mana saja. Alhamdulillah, Laa Haula Wa La Quwwata Illa Billah. Aku bersyukur pada Allah yang selalu menguatkanku, mengizinkanku untuk sampai pada titik ini.

Esok aku akan pulang. Pamit, dan minta uang jajan tentunya hehe. Untuk berangkat ke Kediri.

Aku tidak tau persis bagaimana Kediri, aku bahkan tidak pernah menginjakkan kakiku sejauh itu. Tidak pernah bahkan kubayangkan diriku akan kesana. Sungguh Allah selalu menunjukkan sifat Maha Baik nya padaku yang tidak akan bisa kuhitung nikmatnya.

Aku sampai pada titik ini saja, aku sudah bersyukur. Dan rasa syukur ini akan aku wujudkan dengan kesemangatan ku melanjutkan tahap selanjutnya. Semoga aku tidak men…

EL'S COFFEE : MENYAJIKAN KOPI LAMPUNG DENGAN SAJIAN INTERNASIONAL

Lampung, sebuah kota kecil di ujung Pulau Sumatera, Identik dengan kearifan lokal, sumber daya alam yang melimpah, dan kebudayaan yang mampu dikatakan sebagai 'miniatur indonesia'. Selain kebudayaan nya yang kental, Lampung juga selalu identik dengan sebuah minuman, minuman apa? Kopi! Yaps, kopi lampung adalah salah satu kopi yang terkenal di seluruh penjuru dunia. Kopi yang kebanyakan dibudidayakan di Lampung adalah kopi jenis Robusta. Perlu diketahui juga bahwa

Sebuah Tujuan: Bismillah

Bismillah, ku tulis ini pukul 2 dinihari.  Dari aku yang baru selesai curhat dan enggan melanjutkan percakapan. Dari aku, yang tidak bisa tidur. Dari aku yang besok akan berangkat, kembali, ke tempat dimana aku seharusnya.

Malam ini, kuhabiskan dengan berpikir. Menimang-nimang, apakah kamu, perlu kuberi tau perihal niatan baik ini. Atau tidak perlu, mengingat aku takut niatku menjadi salah. Tidak pernah ku fikiran ini sebelumnya. Namun rasanya, pagi ini, ku pikirkan ini masak-masak. Hampir saja ku ketik kalimat itu di kolom chat kita, semakin ingin ku ketik setelah mengetahui salah satu anggota keluargamu mem-follow ku di instagram. Bingung, sekaligus ge er. Tapi untuk apa? Sedang kita pun tidak pernah terlibat percakapan lagi.

Cukup dengan galauku yang tidak ada ujung ini, tiap kali pembahasan menuju padamu, detik itu pula aku bisa berceloteh kesana kemari, padahal, semua sepertinya telah usai.

Kutuliskan saja ini menjadi draft dalam banyak chapter kedepannya. Untuk menjadi penginga…

Bicaralah, mungkin orang lain mengerti

Siang hari, 15 Agustus 2017

Siang ini saya baru saja menyelesaikan ujian susulan matek, yahh.. Matematika ekonomi. Ujian susulan karena kasus yang bener-bener memalukan kemaren. Di post sebelumnya saya udah ceritain kasusnya (kalo udah baca).