Langsung ke konten utama

Happy Independent Day Indonesia

Hooray!!
Tahun ini adalah satu dari sekian banyak tahun yang sudah dilalui negara kita ini setelah lahirnya kata "merdeka". Ya, walaupun merdeka disini berarti adalah merdeka dari penjajahan, at least, kita harus bersyukur karena telah terbebas dari pahitnya masa penjajahan. Coba bayangkan, kalau negara kita saat ini masih dijajah dan belum merdeka. Kamu pasti belum bisa nih leha-leha di rumah sambil update status "Selamat hari kemerdekaan negaraku". Mungkin kalau 73 tahun yang lalu tidak ada jasa pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan, hidup kita tidak akan senikmat ini. Maka, hargailah jasa para pahlawan yaa guys..


Selain itu, kita juga harus mengisi kemerdekaan negara ini dengan beragam hal positif. Seperti tagline yang ramai terdengan "Kerja Kita, Prestasi Kita, Untuk Bangsa". Seperti itu pula kita mendedikasikan diri kita untuk negara. Yaa, jangan tanya apa yang negara berikan padamu, tapi tengoklah apa yang sudah kamu berikan pada negara?. Yaa, pasti berat sekali untuk memberikan kontribusi besar untuk bawa harum nama bangsa ini. Tapi yang pasti bisa dilakukan adalah, jangan memberatkan negara apalagi sampai merusak nama baik negara. Cukup dimulai dengan menjadi warga negara yang baik. Taati peraturan-peraturan negara, dan tidak membuat kerusakan yang dapat merugikan negara.

Sebagai generasi muda, banyak sekali hal yang bisa kita lakukan. Baik dalam mengisi kemerdekaan, maupun merayakan kemerdekaan. Contohnya yang ada di desa saya, sebuah desa kecil yang berada di ujung Pulau Sumatra. Kamu merayakan kemerdekaan dengan hal-hal sederhana, yang paling menarik adalah : Panjat Pinang.


Sebuah ajang memanjat pohon pinang yang tinggi, dipanjat oleh beberapa orang untuk meraih hadiah diatasnya. Sorak sorai pun mulai terdengar kala satu persatu pemanjat bahu membahu menuju puncak, keren ya, mengingatkan kita akan makna perjuangan. Orang-orang pun berseru menyemangati para pemanjat, menunjukkan kita bahwa kebersamaan adalah hal yang sangat menyenangkan.

Terlepas dari itu, panjat pinang punya makna sendiri di tiap pribadi. Ada yang hanya menganggap kesenangan, ada yang menganggap kekompakan, kerjasama, hingga untuk mendapatkan keuntungan. Bagi saya, panjat pinang selalu mengajarkan banyak hal. Tentang kerjasama, kekompakan, strategi, kekuatan, dan pantang menyerah. Yaa, seperti para pahlawan yang telah gugur di medan perang. Oh, sungguh. Bangsa ini butuh banyak pahlawan di era ini. Bukan untuk perang melawan penjajah, tapi perang untuk melawan berbagai hal yang membingungkan.

Kita masih bangsa yang diombang ambing hoax, kebohongan, kesimpangsiuran, dan berbagai hal yang menyulitkan. Sungguh, Indonesia masih belum merdeka dari berbagai pengaruh buruk yang mencoba memecah belah bangsa ini. Semoga kita segera merdeka dari berbagai penjajahan yang merusak bangsa kita secara diam-diam.

Happy Independent Day,
Indonesia ku~

Komentar

Popular Posts

Daftar Kerja di Indomaret

Hallo vibes!!!
Dilansir dari bawah atap DC Indomaret Bandar Lampung, bersama banyak mas-mas dan cuma aku sendiri perempuan disini. Daripada bosen, better to write this experience to kill the time.

Sebuah Tujuan: We will fight!

"Hari ini hari terakhir" , Kata Ilham.

Dan yep, sukses membuat hatiku senang karena pada akhirnya aku memenuhi janji pada diri sendiri untuk tetap bertahan hingga akhir bulan. Ditengah-tengah keinginan untuk menyerah. Ditengah rasa kebodohan ku yang keral kali menyiksa. Ditiap hembusan syaitan yang selalu menggoda dari arah mana saja. Alhamdulillah, Laa Haula Wa La Quwwata Illa Billah. Aku bersyukur pada Allah yang selalu menguatkanku, mengizinkanku untuk sampai pada titik ini.

Esok aku akan pulang. Pamit, dan minta uang jajan tentunya hehe. Untuk berangkat ke Kediri.

Aku tidak tau persis bagaimana Kediri, aku bahkan tidak pernah menginjakkan kakiku sejauh itu. Tidak pernah bahkan kubayangkan diriku akan kesana. Sungguh Allah selalu menunjukkan sifat Maha Baik nya padaku yang tidak akan bisa kuhitung nikmatnya.

Aku sampai pada titik ini saja, aku sudah bersyukur. Dan rasa syukur ini akan aku wujudkan dengan kesemangatan ku melanjutkan tahap selanjutnya. Semoga aku tidak men…

Sebuah Tujuan : Alhamdulillah, I did it!

Kutulis ini di sebuah kafe favoritku, bukan kafe sih, sebuah kedai yang menjual aneka rasa susu sapi. Tempat me time favorit saya sedari kuliah. Kutulis ini dengan segala macam perasaan, terlebih perasaan takut lupa,jadi ku kenang saja sekarang ya.

Main Kuis dapat Kuota Gratis

Hallo everybody..
Saat ini aku sedang cobain sebuah kuis berhadiah kuota gratis nih , Awalnya aku pikir ini semacam hoax karena hari gini gak mungkin ada yang gratisan kan?  Eh tapi karena aku penasaran dan udah banyak yang cobain, aku jadi penasaran juga buat ikutan. Yah, mencoba sesuatu gak ada salahnya kan.. (kalau kamu ragu ini hoax, kamu bisa langsung cuss untuk cek sendiri).

Sebuah Tujuan: Bismillah

Bismillah, ku tulis ini pukul 2 dinihari.  Dari aku yang baru selesai curhat dan enggan melanjutkan percakapan. Dari aku, yang tidak bisa tidur. Dari aku yang besok akan berangkat, kembali, ke tempat dimana aku seharusnya.

Malam ini, kuhabiskan dengan berpikir. Menimang-nimang, apakah kamu, perlu kuberi tau perihal niatan baik ini. Atau tidak perlu, mengingat aku takut niatku menjadi salah. Tidak pernah ku fikiran ini sebelumnya. Namun rasanya, pagi ini, ku pikirkan ini masak-masak. Hampir saja ku ketik kalimat itu di kolom chat kita, semakin ingin ku ketik setelah mengetahui salah satu anggota keluargamu mem-follow ku di instagram. Bingung, sekaligus ge er. Tapi untuk apa? Sedang kita pun tidak pernah terlibat percakapan lagi.

Cukup dengan galauku yang tidak ada ujung ini, tiap kali pembahasan menuju padamu, detik itu pula aku bisa berceloteh kesana kemari, padahal, semua sepertinya telah usai.

Kutuliskan saja ini menjadi draft dalam banyak chapter kedepannya. Untuk menjadi penginga…