Langsung ke konten utama

Pantaskah

Kubuka lagi folder itu
Folder yang berisi penuh makian
Folder yang tak pernah kusuka
Tapi selalu penting untuk kubaca

Kubuka makian itu satu persatu 
Kuingat lagi betapa remuk redam saat itu
Saat dimana aku harus direndahkan
Bukan karena aku rendahan
Tapi aku tidak sanggup lagi mendengar makian

Kamu pun tau, bahkan pantas untuk dikatakan sangat tau
Bahwa aku, tidak mampu untuk membaca semua makian itu
Lalu kenapa kamu diam? 
Tidakkah kamu fikir ini semua terlalu kejam

Tidak pernah ku minta yang lebih
Bahkan setelah kamu meninggalkan perih
Tidak pernah kucoba membalas
Walau kamu menganggapku alas

Di malam-malam yang penuh kerinduan
Kucoba mengingat betapa berat yang telah aku lakukan 
Merelakan
Kemudian diduakan

Pantaskah aku, yang dari bawah sini menemani
Lalu dikata hanya sebagai pelampiasan diri

Pantaskah aku, yang selalu setia disisi
Lalu dibentak, dicaci dan dimaki

Ah.. 
Kenapa kubuka lagi itu
Kenapa kubiarkan lagi sakit itu
Tapi biarlah, 
Biar aku tau.. 
Bahwa orang baik yang dulu 
Kini hatinya telah membiru
Mati, dimakan api cemburu.... 

Komentar

Popular Posts

Daftar Kerja di Indomaret

Hallo vibes!!!
Dilansir dari bawah atap DC Indomaret Bandar Lampung, bersama banyak mas-mas dan cuma aku sendiri perempuan disini. Daripada bosen, better to write this experience to kill the time.

These All belong to you

Hallo,
Assalamualaikum . .

Tulisan ini dibuat di pagi hari pas masih mager-magernya karena semalem baru pulang lembur jam 12 malem. Fiuh, Alhamdulillah.
Dibuat di hari libur yang nggak libur tapi punya sedikit waktu luang karena projek akhirnya selesai.

22 : Lakukan Karena Allah

Bismillahhirrahmanirrahim.

Dari aku, Aini Kolbiana
22nd years old. A woman. not a girl anymore.

Kutulis ini ditengah-tengah deadline kantor, di kamar. Seharusnya aku malam ini lembur bersama adik-adikku disana. Namun, jengah sekali rasanya dimalam pergantian tahun tapi dihabiskan di kantor, Aku, mau pulang saja hihi.

EL'S COFFEE : MENYAJIKAN KOPI LAMPUNG DENGAN SAJIAN INTERNASIONAL

Lampung, sebuah kota kecil di ujung Pulau Sumatera, Identik dengan kearifan lokal, sumber daya alam yang melimpah, dan kebudayaan yang mampu dikatakan sebagai 'miniatur indonesia'. Selain kebudayaan nya yang kental, Lampung juga selalu identik dengan sebuah minuman, minuman apa? Kopi! Yaps, kopi lampung adalah salah satu kopi yang terkenal di seluruh penjuru dunia. Kopi yang kebanyakan dibudidayakan di Lampung adalah kopi jenis Robusta. Perlu diketahui juga bahwa

Sebuah titik untuk pergi

Wajah itu tak lagi sama
Senyum itu tak lagi bermakna
Tatapan mata itu tak lagi bernyawa
Kita, telah berbeda.