Langsung ke konten utama

My Undergraduate Story : Hilal Seminar Hasil


Yeay!!  Menuju setengah dan menggenapinya.
Itu adalah pikiran pertama saya ketika selesai dengan tabulasi yang super memuakkan itu. Mata saya rasanya sudah ngga tahan dengan dentuman 0,0000000 sekian dan ada ribuan yang semacam itu. Masuk ke tabel-tabel di Microsoft excel, dan belum lagi menentukan rumusnya. Memindahkan satu demi satu data, ah finally i could finished that!


It's such a good news setelah kemarin berita bahagia lolos toefl di tes pertama dengan nilai yang pas pasan,  sedikit bangga dan mungkin sombong wkwk, karena ini nyata, pertolongan Allah itu dekat. Mengingat saya memang blank sekali di bagian reading dan cuma cap cip cup. Jawaban saya cuma hasil dari "kira-kira". Bzz parah kan, yaa gitulah, beberapa hal memang dibuat mudah dalam hidup saya. Kecuali, cinta (aelah apasih ceunah)

Hari ini saya sudah running. Dan ya, datanya nggak normal. Sama kaya penelitinya, gak normal. Heuh. Beruntung lah masih bisa diuji walaupun gak normal dengan uji yang lain, Uji Wilcoxon namanya. Berbekal dibantuin kak bagus yang dari jam satu siang sudah nungguin di UPT TIK kampus dan saya yang minta dibantuin malah dateng telat. Uwoww..Alhamdulillah, saya dikaruniai banyak orang baik. Banyak kating yang mau membantu dan menjawab pertanyaan saya yang kadang sepele tapi saya juga gak tau jawabannya. Kak bagus, Kak Citra, Mba Eka dan Mba Ninda adalah jajaran nama yang harus saya sebut di san wacana hehe. Thankyou a lot kakak kakak kuu..

Sekarang saya masih harus interpretasi bab 4 dan selanjutnya nulis bab 5, lagi lagi saya nggak ngerti. Besok mungkin saya harus ke perpus cari contoh, karena bab 4 tidak diupload dalam versi online kampus, jadi deh saya harus nyari hard file nya. Doakan semoga ketemu ya. Doakan dosen saya lebih mudah ditaklukan. Lebih mengerti dan lebih memahami bahwa kapasitas otak saya sudah low. Huhu

Tapi disisi ini saya mau bersyukur ke seseorang, yang telah dengan sabarnya dan sebalnya menghadapi saya dan juga menuntun dengan selembutnya bahkan ketika dia bukan orang yang lembut. Mengajari saya sebuah resep rahasia untuk saya terapkan agar otak saya yang kapasitas nya low ini bisa di charge lagi, yah, hanya sesimpel menertibkan waktu membaca Al-Quran dan banyaknya ayat yang dibaca, doi bilang sih,  seusai solat subuh dan solat magrib. Dan,  it's work guys, beneran!!

Saya yang tadinya mau nangis tiap malem karena kayanya ini data gak selesai-selesai sekarang jadi nyesel kenapa keseringan ngeluh masa itu. Sekarang, data saya datang dengan kabar gembira bahwa satu dari dua hipotesis saya diterima. Alhamdulillah...
Yaa, semoga ini benar dan nggak salah ya. Soalnya nguji nya tadi hampir gak ada problem sama sekali. Semoga ini diterima dosen saya. Huhu. Fighting!!

Saya juga mau minta maaf untuk beberapa korban mood swing saya selama masa per tabulasi an, oke, baiklah saya mungkin tidak lagi menumbalkan kalian. Juga, saya mungkin gak mau ikut campur urusan orang lain. Yah cukup, there's no reason to stay. Cukup saya yang berambisi dengan hidup saya sendiri. Yang gak perlu over obsessed sama hidup orang lain yang (terlihat) kacau. Biarin ay, biarin. Please remember that sometimes your emphatic is killing another person. Oke, pardon me. Pardon.

Sekarang waktunya istirahat, waktunya siap-siap interpretasi dan bimbingan. Semoga lekas selesai. Semoga bisa seminar bulan November, semoga ini semua menghasilkan akhir yang membahagiakan dan membanggakan, Aamiin.

P. S:
Nggak papa kalau kalian capek, kalau kalian lelah. Ini jadi gak masalah.
Bersabarlah sedikit lagi, saya akan selesaikan ini lalu pergi
Terimakasih untuk selalu ada dan bersabar selama ini
Bersabarlah, sepertinya waktu saya tidak lama lagi disini,
Bersama, kalian. 

Komentar

Popular Posts

Daftar Kerja di Indomaret

Hallo vibes!!!
Dilansir dari bawah atap DC Indomaret Bandar Lampung, bersama banyak mas-mas dan cuma aku sendiri perempuan disini. Daripada bosen, better to write this experience to kill the time.

Maaf, aku (bukan) wanita idaman

Assalamualaikum,
Mengawali tahun yang baik ini aku akan mulai lagi mengisi blog ini. Kedepannya, aku ingin memakai konsep lebih islami dalam penulisanku, yah aku mulai dengan pembukaan yang mengucapkan salam yang penuh dengan doa kebaikan itu hehe.

Titipan dari masa lalu

Selalu ada hari, dimana rasanya aku ingin kembali ke masa lalu. Ke tiga tahunyang lalu. Hari dimana harusnya aku tidak pergi kesana, tidak menemuimu, dan atau tidak melihat langsung jika kamu pada hari itu menemuinya, dia yang sudah beberapa bulan sebelumnya aku stalking setengah mati. Dia yang kepadanya hatimu berlabuh untuk pertama kali.

#5 Clara's Diary : Does he feels the same

*Clara POV

Bruuuk...
Tiba-tiba sebuah bola basket mengenai kepalanya. Yang ku rasakan waktu itu hanyalah pusing, dan penglihatanku sedikit buram. Tanganku mencoba untuk berpegangan ke tiang yang berada di dekatku. Samar-samar ku dengar suara seseorang yang ku kenal. Oh bukan, sesorang yang aku benci tepatnya. Iya, Dia Radit. Kapten basket yang menjadi idola di sekolahku sekaligus menjadi laki-laki paling menyebalkan di dunia ini. Pusing yang tadi ku rasakan, kini rasanya sampai ulu hati, ingin rasanya kuambil bola itu dan melempar tepat di depan wajahnya.

Nikah setelah lulus? Gimana ya

Tulisan ini sebenarnya adalah jawaban dari beragam sekuel-sekuel tulisan saya sebelumnya. Beberapa tulisan di awal tahun, pertengahan tahun, dan sepertinya akan saya tutup dengan tulisan ini di (hampir) akhir tahun 2018.