Langsung ke konten utama

Sebuah Tujuan: Maafkan aku


Kutulis ini untuk aku, diriku sendiri
Sebuah jiwa yang nampaknya mulai lelah
Maaf ya, kali ini perjalanan menyeret kita pada kesulitan yang bertubi-tubi

Dan kumaafkan kamu sekalipun untuk kali ini kita sedikit lamban dalam belajar

Sudah seminggu di tahap ini, tapi masih sama. Masih saja bodoh. Huhuhu Astaghfirullahh

Mari kita terus mencoba ini sampai akhir yaa. Walaupun bisa saja hasilnya tidak berhasil, setidaknya kita pernah mencoba ini.
Walaupun aku tau, perasaan untuk mundur kerap kali menggodaku
Walaupun aku tau, kenyataan bahwa seharusnya aku tidak disini sepertinya lebih membahagiakan aku
Tapi aku tau, kamu akan melewati ini.
Dan seandainya ini tidak berhasil, aku tau kamu sudah berusaha dengan keras. Dan aku mensyukuri itu.

Alhamdulillahi Jazakillahu Khoiro Aini

Lima hari penuh air mata itu nyatanya masih belum cukup untuk membuatku lebih pandai
Guru yang lembut, guru yang tegas, juga tidak membawa dampak signifikan padaku. Iya, kali ini aku tau bahwa aku masih bodoh.
Kenyataan bahwa aku bukanlah 'fast thinker fast learner'  di bidang ini rasanya membuat ku ingin menyerah. Tapi, selalu kuajak kamu untuk bangkit lagi dan lagi.

Proses melelahkan ini, biarlah jadi alasanku kelak,untuk tidak mudah menyerah.
Aku tau, kita telah melewati banyak rintangan untuk sampai dititik ini.
Cobaan demi cobaan menerpa kita tanpa jeda.

Dukungan yang minim, pengusiran, kekurangan harta, ketidak tenangan, kesulitan dan berbagai hal menghantamku berkali-kali. Lelah? Pasti, tapi aku tau, aku mau belajar lagi.

Aku tau ini bukan sekedar impian, ini demi kemslahatan.
Kunikmati hari hari bermunajat padaNya,
Aku tau, Dia merindukan aku sebab aku selama ini sibuk pada dunia.
Aku tau, perasaan sulit ini sebab aku terlalu banyak dosa.
Dan aku tau, aku mau.
Belajar terus hingga habisnya masa.

Kini, setelah banyak dukungan berdatangan,  nyatanya ini tetap jadi hal yang sulit.
Aku tetap bodoh, dan tidak ada peningkatan.
Ya Allah,  semoga engkau tidak membenci ku. Semoga Engkau memperbaiki ku, dan semoga Engkau menolong ku.

Ya Allah,  kuatkanlah aku :) 

Komentar

Popular Posts

Daftar Kerja di Indomaret

Hallo vibes!!!
Dilansir dari bawah atap DC Indomaret Bandar Lampung, bersama banyak mas-mas dan cuma aku sendiri perempuan disini. Daripada bosen, better to write this experience to kill the time.

Kuatlah, Wahai Diri

Assalamualaikum, Aku

Sebuah jiwa yang diombang-ambing godaan syetan. Sebuah jiwa yang terbolak-balik hatinya. Sebuah jiwa yang naik-turun semangat nya.

Diarra Queen SPA : SPA dengan konsep alam yang menenangkan

Kegiatan sehari-hari aku sebagai mahasiswa itu benar-benar padat. Belajar di kelas, ngerjain tugas, belajar kelompok, organisasi, dan beragam urusan lainnya masuk dalam rutinitas sehari-hari. Badan dan wajah kadang udah gak tau lagi deh bentuknya gimana. Minyak dimana-mana, bibit-bibit jerawat, komodo komedo udah menempel khas di wajah. Selain karena faktor polusi, ini juga karena hormon yang timbul karena stres. Apalagi di musim-musim Ujian Akhir Semester, masalahnya jadi tambah satu lagi, Mata Panda! Ewh!

Memanfaatkan Momentum 11 November Untuk Self Reward

Sebagai makhluk hidup, terkadang kita bosan sama hidup yang gini-gini aja. Ngerasa gak ada perubahan atau bahkan stagnan di satu step yang membosankan. Jenuh, bosan, dan bahkan stres bisa melanda kita kapan saja. Yah, wajar dong. Kehidupan memang kadang menyeret kita ke hal-hal yang sulit. Itulah kenapa kita harus sayang sama diri kita sendiri, contohnya dengan sering memberi self reward pada diri kita ini.

Allyoung Muslima Serum Review

Kebanyakan perempuan, terutama para gadis biasanya lagi suka banget mainan make up dan nyobain skin care, aku adalah satu dari perempuan-perempuan itu. Mulai dari nyobain masker alami yang berbahan dasar bahan sehari-hari seperti susu, minyak zaitun, kopi, hingga berbagai buah-buahan udah beberapa kali dipakai jadi masker di wajah, hihi. Engga cuma skin care, aku juga suka ngumpulin alat-alat keperluan make up untuk dipakai sehari-hari, yah walaupun masih dalam tahap yang biasa aja dan gak terlalu banyak, setidaknya sedikit demi sedikit aku mulai belajar gimana caranya mempersiapkan diri sebelum keluar menghadapi dunia setiap harinya, hehe (kok berat sekali ya?)