Langsung ke konten utama

Sebuah Tujuan : Alhamdulillah, I did it!


Kutulis ini di sebuah kafe favoritku, bukan kafe sih, sebuah kedai yang menjual aneka rasa susu sapi. Tempat me time favorit saya sedari kuliah. Kutulis ini dengan segala macam perasaan, terlebih perasaan takut lupa,jadi ku kenang saja sekarang ya.


Alhamdulillah, 31 Oktober 2019 adalah salah satu hari spesial dalam hidup. Hari yang tidak pernah kubayangkan sebelumnya akan tiba padaku, hari yang menyatakan aku lulus dari sebuah proses panjang yang tidak mudah. Alhamdulillah, Maha Baik Allah yang teah menuliskan takdir ini untukku. Tanpa pertolongan Allah, tanpa ridhoNya, aku tidak mungkin mampu melewati ini. Dua bulan lebih proses panjang di Lampung yang penuh dengan air mata dan kesulitan. Serta dua bulan di Jawa Timur yang jauh lebih sulit.

Aku, selalu mengibaratkan diriku seorang ikan air tawar yang dipaksa untuk berenang di lautan luas. Mungkin aku seorang ikan yang piawai berenang di zona ku, tapi ketika ini adalah zona yang berbeda. Aku kerap kali harus menangis, terjatuh, bahkan merasa tak sanggup. Tidak terhitung berapa kali aku harus mengajak diriku agar mau bangkit, lagi dan lagi.

Ada satu hari dimana guruku mengancam tidak akan memberangkatkanku ke Jawa Timur jika aku tidak memperbaiki kemampuanku, ada satu hari dimana hatiku tumpah dan yang bisa kulakukan hanya menangis sendirian di masjid, ada hari dimana tubuhku rasanya lelah sekali dan bahkan tidak mau lagi mencoba. Tapi, Qodarullah, godaan setan ini bisa ku kalahkan, dengan bantuanNya.

Aku masih ingat bagaimana Allah membuat hatiku benar-benar merasa bersalah ketika tiba di Kediri. Ada waktu-waktu dimana aku menyesali segala perbuatanku, segala pembangkanganku atas guru, ke-ngeyel-an ku, dan banyak lagi dosa lainnya yang tidak bisa aku sebutkan. Yang aku tau saat itu, aku hanya ingin memohon ampunan. Hanya itu.

PPM Jogja X PPM Bdl
Kediri,buatku adalah tempatnya hati merindu. Kini, aku bisa merindukan Kediri dengan riuhnya bacaan solat ketika menunggu iqomah, lezatnya masakan dapur cak man, atau beragam jajanan murah. Tapi untuk urusan antri, hmmm aku tidak rindu hehe. Aku rindu makan bersama santri dari PPM Jogja, yang ketika itu sering sekali memberikanku makan. hehe.

Lain kediri, Lain Kertosono
Tempat damai ini justru menguatkanku. Tidak pernah kudapati diriku menangis di tempat suci ini. Hanya mungkin saja, di minggu awal aku agak berat dengan tugas yang diberikan padaku. Sisanya, aku menikmati hari-hariku disana, menikmati mustajabnya doa, menikmati kedekatanku pada Sang Khaliq, juga menikmati hari-hariku bersama anak-anak Camp Koperasi.

Dan kini, aku disini. Di Bandar Lampung.
Mengunjungi tempat yang aku rindukan. Sayang, tempat ini kini terasa asing. Ada teralu banyak hal yang berubah. Dan, rasanya tidak lagi sama.
Mungkin sudah waktunya, untuk pindah ke tempat baru, mencari pengalaman yang baru, cinta yang baru, dan juga hidup yang baru.
Doaku sederhana, semoga Allah menetapkan aku dalam keimanan dimanapun aku berada. Semoga Allah tidak mencabut cintaNya, semoga Allah terus membimbingku untuk masuk kedalam SyurgaNya. Aamiin



08 November 2019   14.32
Yoo Milk Kampung Baru

Komentar

Popular Posts

Daftar Kerja di Indomaret

Hallo vibes!!!
Dilansir dari bawah atap DC Indomaret Bandar Lampung, bersama banyak mas-mas dan cuma aku sendiri perempuan disini. Daripada bosen, better to write this experience to kill the time.

Sebuah Tujuan: We will fight!

"Hari ini hari terakhir" , Kata Ilham.

Dan yep, sukses membuat hatiku senang karena pada akhirnya aku memenuhi janji pada diri sendiri untuk tetap bertahan hingga akhir bulan. Ditengah-tengah keinginan untuk menyerah. Ditengah rasa kebodohan ku yang keral kali menyiksa. Ditiap hembusan syaitan yang selalu menggoda dari arah mana saja. Alhamdulillah, Laa Haula Wa La Quwwata Illa Billah. Aku bersyukur pada Allah yang selalu menguatkanku, mengizinkanku untuk sampai pada titik ini.

Esok aku akan pulang. Pamit, dan minta uang jajan tentunya hehe. Untuk berangkat ke Kediri.

Aku tidak tau persis bagaimana Kediri, aku bahkan tidak pernah menginjakkan kakiku sejauh itu. Tidak pernah bahkan kubayangkan diriku akan kesana. Sungguh Allah selalu menunjukkan sifat Maha Baik nya padaku yang tidak akan bisa kuhitung nikmatnya.

Aku sampai pada titik ini saja, aku sudah bersyukur. Dan rasa syukur ini akan aku wujudkan dengan kesemangatan ku melanjutkan tahap selanjutnya. Semoga aku tidak men…

Main Kuis dapat Kuota Gratis

Hallo everybody..
Saat ini aku sedang cobain sebuah kuis berhadiah kuota gratis nih , Awalnya aku pikir ini semacam hoax karena hari gini gak mungkin ada yang gratisan kan?  Eh tapi karena aku penasaran dan udah banyak yang cobain, aku jadi penasaran juga buat ikutan. Yah, mencoba sesuatu gak ada salahnya kan.. (kalau kamu ragu ini hoax, kamu bisa langsung cuss untuk cek sendiri).

Sebuah Tujuan: Bismillah

Bismillah, ku tulis ini pukul 2 dinihari.  Dari aku yang baru selesai curhat dan enggan melanjutkan percakapan. Dari aku, yang tidak bisa tidur. Dari aku yang besok akan berangkat, kembali, ke tempat dimana aku seharusnya.

Malam ini, kuhabiskan dengan berpikir. Menimang-nimang, apakah kamu, perlu kuberi tau perihal niatan baik ini. Atau tidak perlu, mengingat aku takut niatku menjadi salah. Tidak pernah ku fikiran ini sebelumnya. Namun rasanya, pagi ini, ku pikirkan ini masak-masak. Hampir saja ku ketik kalimat itu di kolom chat kita, semakin ingin ku ketik setelah mengetahui salah satu anggota keluargamu mem-follow ku di instagram. Bingung, sekaligus ge er. Tapi untuk apa? Sedang kita pun tidak pernah terlibat percakapan lagi.

Cukup dengan galauku yang tidak ada ujung ini, tiap kali pembahasan menuju padamu, detik itu pula aku bisa berceloteh kesana kemari, padahal, semua sepertinya telah usai.

Kutuliskan saja ini menjadi draft dalam banyak chapter kedepannya. Untuk menjadi penginga…